Breaking News:

Tribun Mamuju

Bupati Marah, Banyak Bahan Makanan Kadaluarsa Dijual Bebas di Mamuju

Bahan makanan kadaluarsa beredar disejumlah toko moderen atau swalayan di kota Mamuju.

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Bupati Mamuju Sutinah Suhardi menunjukkan sejumlah makanan yang sudah kadaluarsa di jual di swalayan dalam kota Mamuju 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Bahan makanan kadaluarsa beredar disejumlah toko moderen atau swalayan di kota Mamuju.

Hal tersebut terungkap saat Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi melakukan sidak disejumlah swalayan dalam kota, Senin (10/5/2021).

Sidak dilakukan Bupati Mamuju bersama pihak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju.

Sutinah memberikan peringatan terhadap sejumlah swalayan yang ditemukan menjual makan kadaluarsa tersebut.

"Tadi saat kami melakukan sidak di swalayan ada yang membuat miris karena masih didapat makanan kadaluarsa beredar di pasaran,"kata Sutinah.

Tak hanya makanan kadaluarsa, pihaknya juga menemukan banyak makanan yang dijual dengan kemasan rusak.

"Ini akan menjadi catatan kami dan dinas perdangangan untuk lebih intens melakukan pengawasan untuk toko – toko atau ritel modern,"ujarnya.

Dikatakan, jika sudah diberikan peringantan satu atau dua kali tapi tidak mengindahkan, maka akan diberikan tindakan yang lebih tegas.

Kepala Balai POM Mamuju, Lintang Purba Jaya mengatakan pihaknya akan menindak lanjuti temuan tersebut.

"Ini adalah PR untuk ditindaklanjuti atas pelanggaran hak konsumen tersebut,"ucapnya.

Untuk itu, lintang mengaku akan terus melakukan pengawasan terhadap bahan pangan yang dijual dipertokoan dan pasar modern.

"Demi kenyamanan dan keamanan konsumen akan terus lakukan pengawasan ini,"ucapnya.

Lanjutnya, bagi toko dan pasar modern yang masih kedapatan masih menjajakan bahan pangan kedaluarsa akan diberi sanksi.

"Sanksinya berjenjang mulai dari sanksi secara administrasi berupa rekomendasi kepala Pemerintah Daerah, untuk melakukan peringatan keras,"katanya.

Bahkan sanksi bisa penghentian kegiatan atau pencabutan izin bagi toko dan pasar modern yang melakukan pelanggaran jika telah diberikan peringatan sekali atau dua kali. (tribun-timur.com).

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved