Breaking News:

Refleksi Ramadan 1442

Kisah Fatimah Azzahra dan Misteri Lailatul Qadar

Sedemikian itulah malam Lailatul Qadar berlangsung hingga hari kiamat demikian juga wilayah Insan Kamil  berlanjut terus menerus hingga hari kiamat.

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Supratman Supa Atha'na, Dosen Sastra Asia Barat Fakultas Ilmu Budaya Unhas 

Oleh: Supratman Supa Athana
Dosen Sastra Asia Barat FIB Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sayyidah Fatimah Azzahra boleh dikatakan sebagai  figur yang sangat sedikit informasi tentang dirinya sampai ke masyarakat muslim.

Padahal Fatimah Azzhara adalah putri kesayangan Rasulullah, Ibunda dari pemimpin pemuda surga: Hasan dan Husain, Istri dari Ali bin Abi Thalib, pemilik pedang Zulfikar dan juga khalifah keempat.

Sayyidah Fatimah Azzahra misteri sebagaimana malam Lailatul Qadar.

Sedemikian itu ada tafsiran bahwa ‘al-Lail’ itu adalah Fatimah Azzahra dan ‘al-Qadar’ adalah Allah.

Seseorang yang benar-benar memiliki pemahaman yang mendalam tentang Fatima Azzahra sesungguhnya dapat diklaim bahwa ia juga sudah memahami dan mengalami malam  Lailatul Qadar

“Sayyidah Fatima Azzahra dipanggil dengan nama ini karena umumnya makhluk dan ciptaan Tuhan telah dibatasi untuk benar-benar mengetahui dan memiliki pemahaman yang mendalam tentang Fatima Azzahra. Kita tidak dapat mengetahui status aslinya di hadapan Allah” (Tafsir Durr al-Manthur, vol. 6, p. 371).

Dengan demikian logis saja rasanya bila Imam Sadiq dalam menafsirkan Surat Al-Qadar membandingkan dengan Sayyidah Fatimah Azzahra, putri kesayangan baginda Muhammad Rasulullah.

Imam Sadiq menyamakan seluruh ayat dalam surat Al-Qadar dengan sosok dan kehidupan Sayyidah Fatimah Azzahra yang bergelar Sayyidatu Nisa al-Alamin (Pemimpin Wanita Semesta Alam);

1. Inna Anzalnahu fi Lailatul Qadar:

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved