Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Tampung 5 Ribu Jamaah Salat Idulfitri, Parkiran Masjid Raya Makassar Akan Dikosongkan

Dari sisi kesiapan lokasi, Masjid berdaya tampung 10 ribu jamaah itu bakal dikurangi menjadi  ribu jamaah.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Pengurus Masjid Raya Makassar, Ustad Muhammad Syahril ditemui di Masjid Raya Makassar, Jl Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Makassar, Jumat (7/5/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masjid Raya Makassar bakal menggelar Salat Idul Fitri 1442 Hijriah, pada 13 Mei 2021, mendatang.

Untuk menyukseskan hajatan di hari raya Umat Islam itu, pengurus masjid pun telah menyampaikan berbagai persiapan.

Diantaranya, kesiapan lokasi, panitia dan penerapan protokol kesehatan.

Dari sisi kesiapan lokasi, Masjid berdaya tampung 10 ribu jamaah itu bakal dikurangi menjadi  ribu jamaah.

Jika sebelumnya, di lantai dua dapat menampung empat ribu jamaah, maka di masa pandemi ini hanya mampu menampung dua ribu jamaah.

Begitu juga di lantai dasar dan bagian selasar masjid. Yang sebelumnya dapat menampung dua ribu jamaah di lantai dasar, kini hanya mampu manampung dua ribu jamaah.

Sementara, di bagian selasar dan halaman parkir yang biasanya dapat menampung dua ribu jamaah, diperkirakan hanya akane menampung seribuan jamaah. 

Tujuan pengurangan daya tampung itu, agar pada saat pelaksanaan salat Idul Fitri, jamaah tetap mematuhi protokol kesehatan dengan jaga jarak.

"Semenjak keluarnya aturan masjid yang ingin menggelar saya berjamaah harus mematuhi prtokol kesehatan, Masjid Raya sudah melakukannya, dengan jarak antar jamaah masing-masing satu meter," kata pengurus Masjid Raya Makassar, Ustad Muhammad Syahril ditemui, Jumat (7/5/2021) sore.

Selain aturan jaga jarak, pihaknya mengaku telah menyiapkan sejumlah tempat cuci tangan dan handzanitiser di tiap-tiap akses masuk masjid.

"Untuk tempat cuci tangan lemgakp dengan sabunnya sejauh ini sudah tersedia. Dan kemungkinan akan kita tambah," ujarnya.

Begitu juga penerapan aturan setiap jamaah yang hendak memasuki masjid agar mengenakan masker.

Meski demikian, kata Muhammad Syahril, tidak menutup kemungkinan adanya potensi pelonjakan jamaah yang hadir saat Salat Idul Fitri.

Pasalnya, kata dia, jika lonjakan atau jamaah yang hadir membludak, dapat dikhawatirkan terjadinya kerumunan.

Untuk mengantisipasi itu, pihaknya mengaku telah menyiapkan strategi penyekatan jamaah hendak memasuki kawasan masjid.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved