Breaking News:

Tribun Sulbar

Sulbar Bakal Miliki Mobil Laboratorium PCR

Provinsi Sulawesi Barat Bakal Miliki Mobil Laboratorium keliling untuk tes PCR

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris rakor bersama Kadis Kesehatan drg Asran Masdy dan Direktur RSUD dr Indahwati Nursyamsi bahas rencana penjemputan bantuan mobil kontainer laboratorium PCR dari pemerintah pusat, Sabtu (8/5/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pemerintah pusat melalui Badan Nasoinal Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memberi perhatian kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam penanganan Covid-19.

Sebelumnya pemerintah pusat memberikan bantuan ke Pemprov Sulbar pembangunan rumah sakit khusus Covid-19.

Kali ini, Pemprov Sulbar kembali mendapat bantuan Mobil Kontainer Laboratorium PCR.

"Kita sangat bersyukur, Sulbar kembali mendapatkan perhatian yang besar dari pemerintah pusat berupa bantuan Container PCR," kata Sekprov Sulbar Muhammad Idris saat rakor dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Provinsi, Sabtu (8/5/2021).

Sama dengan rumah sakit Covid-19, lanjut Idris, tidak semua provinsi mendapat bantuan Container PCR dari pemerintah puasat.

Idris mengungkapkan, saat ini bantuan itu dalam perjalanan menuju Sulbar. Sudah meninggalkan Jakarta.

"Untuk itu diperlukan persiapan untuk menjemputnya, serta menentukan lokasi penempatannya," ucapnya.

Namun kata Idris, untuk rencana awal akan ditempatkan di area labkesda Provinsi Sulbar di Jl RE Marthadinata, Mamuju.

"Semoga dengan bantuan container PCR ini, penanganan dan pencegahan Covid-19 semakin baik," katanya.

Idris menjelaskan, Mobil Container Laboratorium PCR tersebut merupakan alat yang luar biasa.

Bisa memproses 380 sampel swab atau tes corona per harinya.

"Itu diklaim menjadi yang paling tercepat dan paling banyak se-Indonesia Timur," tuturnya.

Dikatakan, meski Sulbar sudah zona hijau pemerintah pusat akan terus memberikan perhatian khusus.

Mengingat bahwa masyarakat Sulbar khususnya di Mamuju cenderung berisiko karena adanya bencana gempa bumi beberapa waktu lalu saat situasi pandemi belum turun.

"Karena kita pernah ada pengungsi dan segala macam, itu menjadi dasar pemerintah pusat memberikan perhatian semacam ini," jelasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved