Citizen Reporter
Inilah Mars, Pemuda Pembuka Jalan Ambulans
MESKI dilengkapi sirene, ambulans di Makassar masih kerap kesulitan menembus macetnya Kota Makassar. Tugas para pemuda inilah yang membukakan jalan
Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
Musalim
Warga Makassar
Melaporkan dari Makassar, Sulsel
MESKI dilengkapi sirene, ambulans di Makassar masih kerap kesulitan menembus macetnya Kota Makassar.
Tugas para pemuda inilah yang membukakan jalan dengan sepeda motor mereka yang juga dilengkapi sirene.
Sabtu (8/5/2021) siang, mereka mendapatkan tugas mengawal ambulans dari Mamuju, Sulawesi Barat.
Mereka menjemput di perbatasan Maros dan mengawal hingga ke Perumahan Dosen UNM yang membawa jenazah Hj Fatma Mokodompit.
"Kami mendapat telepon dari sopir ambulans yang sudah mengenal kami," kata Reza, salah satu pendiri Makassar Ambulance Rescue (Mars) yang telah berusia tiga tahun ini.
Reza melakukan pengawalan siang itu bersama Zul dan Yusuf mengenakan helm full face, rompi, sepatu, serta pengaman lutut agar meminimalisir hal-hal tak diinginkan saat melakukan pengawalan.
Makaasar Ambulans Rescue (Mars) bermarkas di Daya, dekat tempat mangkalnya ambulans rujukan.
Kerap mendapat keluhan dari sopir yang sulit menembus kemacetan menjadi dasar dibentuknya komunitas yang tak menerima bayaran ini.
Anggota Mars mempunyai anggota 30 orang.
Mereka rata- rata bekerja dan melakukan pengawalan secara bergantian di kala senggang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar-ambulance-rescue-mars-1-852021.jpg)