Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Larangan Mudik 2021

Jalan Tikus Mudik Macet Hingga Larangan Mudik Suramadu, 350 Mobil Penumpang, Bus 20 Unit Putar Balik

UPDATE larangan mudik 2021, jalan tol Cikarang ditutup, ketatnya larangan mudik Jembatan Suramadu hingga video jalan tikus mudik macet

Editor: Mansur AM
TRIBUN-TIMUR.COM
Larangan Mudik 2021 - Melintas malam-malam di Maros supaya bisa selamat dari polisi, 4 rombongan pemudik disuruh balik ke rumah asalnya dan dilarang mudik, Kamis (6/5/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah benar-benar memberlakukan kebijakan Larangan Mudik 2021 untuk mencegah penularan Virus Covid-19 klaster mudik atau Lebaran 2021 mulai 6-17 Mei.

Hari pertama larangan mudik 2021 benar-benar penuh dinamika. Kengototan pemudik vs ketegasan aparat.

Pantauan dari mudik Jembatan Suramadu, jalan tol Cikarang ditutup, hingga hoax jalan tikus mudik macet beredar dalam 24 jam terakhir.

Kerumunan baru karena tertahan juga jadi fenomena baru.

Misalnya pantauan mudik Jembatan Suramadu Larangan mudik mulai diberlakukan, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Kontroversi Gibran Rakabuming Larang Orang Mudik Tapi Berwisata Aman, Komentar Anak Presiden Jokowi

Baca juga: KISAH NYATA Peristiwa Lailatul Qadar Cahaya dari Langit Terangi Masjid, Warga Mengira Kebakaran

Total kendaraan yang dicegat dan diputarbalikkan antara lain:

Mobil barang 100 unit

Mobil penumpang 350 unit

Bus 20 unit

Sepeda motor 250 unit

Serta kendaraan khusus yang tidak memuat barang atau orang 10 unit.

Jembatan Suramadu sisi Surabaya disekat dan dijaga ketat sekitar 80 personel gabungan TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, PMI dan dari pemerintah setempat.

Setidaknya penyekatan yang dimulai sekitar pukul 00.00 hingga 11.00, terdapat ratusan kendaraan yang hendak menyeberang menggunakan jembatan terpanjang se-Asia ke pulau Madura terpaksa diputarbalikkan.

Larangan tersebut berlaku bagi mereka yang tidak berkepentingan atau tidak menunjukkan dokumen pendukung diarahkan putar balik oleh petugas

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Sunarto mengatakan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Antara lain, lanjut Sunarto, dokumen yang diperiksa mulai surat kesehatan bebas Covid 19, surat keterangan perjalanan, dan surat tugas yang telah ditandatangani perusahaan atau instansi.

“Jika tidak memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, maka kami minta putarbalikkan yang bersangkutan ke tempat semula,” katanya di sela sela kegiatan.

Baca juga: Kontroversi Gibran Rakabuming Larang Orang Mudik Tapi Berwisata Aman, Komentar Anak Presiden Jokowi

Baca juga: KISAH NYATA Peristiwa Lailatul Qadar Cahaya dari Langit Terangi Masjid, Warga Mengira Kebakaran

Sunarto juga menjelaskan, data yang dihimpun semalam, sejak pemberlakuan larangan mudik di akses Jembatan Suramadu, total kendaraan yang dicegat dan diputarbalikkan antara lain sepeda motor 250 unit, mobil penumpang 350 unit, bus 20 unit, mobil barang 100 unit, serta kendaraan khusus yang tidak memuat barang atau orang 10 unit.

“Alasan diputar balik karena tidak membawa surat keterangan dari dinas kesehatan, yang menyatakan bebas Covid 19, tidak membawa surat tugas dari perusahaan atau instansi. Lalu tujuan mereka bepergian tidak jelas, mencurigakan dan kami putar balikkan,” tegasnya.

Mulyono sendiri saat itu hendak melintas Jembatan Suramadu dengan tujuan ke Malang.

“Rencana ini menuju ke Malang ada acara keluarga. Tapi ini disuruh putar balik,” ujarnya.

Video jalan tikus mudik macet

Belum lama ini beredar video 'jalan tikus macet' yang menampilkan sejumlah pengendara kendaraan bermotor sedang memadati suatu wilayah perbukitan.

Video viral jalan tikus mudik macet
Video viral jalan tikus mudik macet (net)

Video tersebut diklaim serta dikaitkan dengan adanya larangan mudik lebaran 6-17 Mei 2021.

Faktanya Video itu sebelumnya pernah diposting oleh akun TikTok yang bernama @arexarinkristyanto9.

Tertera dalam unggahan tersebut dibagikan pada 15 Februari 2021. Jadi dapat dipastikan video tersebut sudah ada jauh sebelum mudik lebaran 2021.

Berdasarkan informasi yang beredar, video tersebut direkam pada saat acara Trabas Ngetrail tahun 2020 lalu dan tidak ada keterkaitannya dengan larangan mudik lebaran 6-7 Mei 2021.

Video jalan tol Cikarang ditutup

Pemberlakuan larangan mudik yang diputuskan pemerintah sudah diterapkan mulai hari ini, Kamis (6/5/2021).

Sejumlah ruas tol pun ditutup sebagai bentuk dukungan kepada keputusan pemerintah tersebut.

Namun karena adanya larangan itu ratusan pekerja di Cikarang, Jawa Barat tak dapat pekerja karena akses tol ditutup.

Tol Cikarang yang ditutup pembuat ratusan pekerja turun memadati ruas jalan hingga berteriak untuk minta dibuka.

Melansir video warganet di akun Twitter @EdhyWidodo, terlihat banyak orang yang mengaku akan berangkat kerja namun tak bisa karena penutupan tol itu.

"Cikarang woy Cikarang ditutup, buka pintunya,"

"Buka, buka pintunya,"

"Kita pekerja pak, kita kerja woy , buka," bunyi pria yang teriak dalam video itu.

Terlihat juga di video itu lebih dari empat bus ikut terhenti dan tak dapat melalui tol itu.

Jalan Tol Layang MBZ Telah Ditutup Hingga 18 Mei 2021

Menindaklanjuti keputusan pemerintah yang melarang mudik lebaran 2021, beberapa ruas jalan tol ditutup mulai hari ini, Kamis (6/5/2021).

Melansir Tribunnews, Jalan Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ) mulai ditutup hari ini Kamis (6/5/2021) pukul 00.00 WIB hingga Selasa (18/5/2021) pukul 23.59 WIB.

"Kawan Jasa Marga yang termasuk dalam Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan dalam masa periode peniadaan mudik ini  diimbau untuk dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah," tulis akun resmi Jasa Marga.

Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita menyampaikan penutupan jalan tol layang MBZ ini untuk mendukung pengendalian transportasi mudik.

"Penutupan sementara jalan layang MBZ sesuai dengan masukan dari pihak Kepolisian," kata Atika.

Baca juga: Larangan Mudik Resmi Berlaku, Pemkot Serang Bakal Lakukan Ini kepada Pemudik yang Nekat

Jalan Layang MBZ ditutup sementara seluruh aksesnya.

Di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)/rest area, Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas PT Jasamarga Related Business Tita Paulina menjelaskan pihaknya menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan Covid-19, membatasi kapasitas parkir maksimal 50 persen dan waktu singgah pengunjung.

“Kami juga menyediakan lokasi posko kesehatan dalam rangka pelaksanaan random check sampling rapid test antigen di rest area, berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Daerah,” kata Tita.

Suasana pemudik mulai penuhi Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten pada Sabtu (1/5/2021) (TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)
Adapun lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut yang telah terkonfirmasi hingga saat ini berada di TIP KM 519 B Jalan Tol Solo-Ngawi, TIP KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, TIP KM 72A dan 88A Jalan Tol Cipularang.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap mendukung kebijakan Pemerintah dalam peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

JSMR berkolaborasi dengan stakeholder lainnya seperti Kepolisian, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam memberlakukan pengendalian transportasi di jalan tol. 

BUMN operator jalan tol ini memprediksi jumlah kendaraan keluar Jabotabek melalui gerbang tol utama pada periode 6-12 Mei 2021, atau H-7 sampai dengan H-1 jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, sebesar 593.185 kendaraan.(*)

Baca juga: Kontroversi Gibran Rakabuming Larang Orang Mudik Tapi Berwisata Aman, Komentar Anak Presiden Jokowi

Baca juga: KISAH NYATA Peristiwa Lailatul Qadar Cahaya dari Langit Terangi Masjid, Warga Mengira Kebakaran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved