Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Uang Sisa Rp 50 Ribu, Warga Sultra Ingin Mudik Tertahan di Pelabuhan Bajoe Bone

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bone, Dray Vibrianto mengatakan mereka harus memiliki surat keterangan rapid antigen.

TRIBUN TIMUR/KASWADI
Enam warga Sultra ingn mudik tertahan di Pelabuhan Bajoe Bone 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Penyekatan larangan mudik berlaku hari ini, 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Di Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan enam pemudik tertahan.

Mereka dari Batu Licin, Kalimantan Selatan (Kalsel) hendak ke Sulawesi Tenggara (Sultra). Mereka orang asli Sultra. Namun, mereka tak memiliki surat keterangan bebas Covid-19. 

Seorang pemudik Sulaiman, mengatakan mereka tiba di Pelabuhan Bajoe pada Rabu (5/5/2021) malam.

Dia meninggalkan Batu Licin Kalsel pada Senin (3/5/2021). Padahal rencanya sejak Maret dia ingin pulang. Namun, gajinya terlambat dibayarkan.

Dia baru pulang setelah menerima gaji dan dikirmi uang oleh istrinya Rp 2 juta. Namun, uang tersebut habis selama perjalanan. Hanya Rp 50 ribu tersisa.

Untuk melakukan rapid tes anti gen ia sudah tak punya biaya

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bone, Dray Vibrianto mengatakan mereka harus memiliki surat keterangan rapid antigen. Tentunya dengan biaya pribadi.

"Kalau lolos tidak menunjukkan gejala mereka bisa lewat, kalau menimbulkan gejala mereka harus dirawat," katanya.

Terkait adanya pemudik tak memiliki biaya, ia tak bisa mengambil keputusan.

Takutnya ke depan terjadi hal yang sama dan digunakan alasan yang sama pula.

"Jangan sampai satu dibebaskan karena tak memiliki biaya. Lalu ke depan terjadi hal sama. Bagaimana nanti ke depannya," ujarnya.1

Kalaksa BPBD Bone ini menekankan, aturanaturan larangan mudik sudah disosialisasikan jauh-jauh hari.

"Ketika mudik punya persiapan. Sudah tahu resiko dan konsekuensinya," ucapnya.

"Kalau masalah administrasi, kita bisa mentolerir. Kalau tidak punya biaya, tidak bisa memberikan keputusan," tandasnya.

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved