Breaking News:

Tribun Maros

Tak Miliki Dokumen Perjalanan Lengkap, 2 Pengendara di Perbatasan Maros-Pangkep Terpaksa Mutar Balik

Tak Miliki Dokumen Perjalanan Lengkap, 2 Pengendara di Perbatasan Maros-Pangkep Terpaksa Mutar Balik

Penulis: Nurul Hidayah
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Suasana posko penyekatan mudik di Perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Kamis (6/5/2021). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Menindak lanjuti adanya larangan mudik dari pemerintah pusat, Polisi Resort (Polres) Maros mendirikan Posko penyekatan.

Terdapat 2 posko penyekatan mudik dan juga 4 posko pengaman mudik 2021.

Posko penyekatan didirikan di perbatasan Kabupaten Maros- Pangkep dan Maros- Bone.

Sementara posko pengamanan didirikan di empat titik yakni Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Grandmall Maros, Kawasan Wisata Kuliner PTB dan jalan poros Bantimurung.

Sebanyak 576 personil gabungan akan berjaga di enam posko.

Personil gabungan tersebut terdiri dari anggota kepolisian, TNI dan Dinas Perhubungan.

Dari pantauan tribunmaros.com, Kamis (6/5/2020) dari pos penyekatan perbatasan Maros-Pangkep, terlihat puluhan petugas berjaga dan memberhentikan kendaraan yang hendak melintas.

Bagi masyarakat yang ingin melintas diharuskan untuk melengkapi dokumen perjalanan yakni KTP dan juga surat tugas dari kantor/instansi.

Pengendara yang memiliki kelengkapan dokumen, akan dipersilahkan melintas.

Sementara yang tidak memiliki dokumen perjalanan, maka akan diminta untuk memurat balik kendaraannya.

Kepala posko penyekatan Maros-Pangkep, AKP Sulaeman menegaskan di hari pertama pemberlakuan larangan mudik 6-17 Mei 2021 akan dilakukan pengetatan secara tegas mengenai surat dokumen perjalanan.

"Untuk penyekatan pertama dalam rangka pengamanan lebaran atau Idulfitri tahun ini, tadi malam kita sudah melakukan penyekatan, sampai saat ini masih berjalan aman lancar," katanya.

"Sampai saat ini ada dua kendaraan roda empat yang kami suruh putar karena tidak memiliki dokumen sebagai syarat untuk melakukan perjalanan lintas kabupaten Sulawesi Selatan," lanjutnya.

Dalam pencegatan ini, setidaknya dua kendaraan roda empat dari Makassar yang hendak melintas, dipaksa untuk memutar balik.

Diharapkan agar seluruh masyarakat dapat mematuhi larangan mudik ini agar rantai penularan Covid-19 bisa dihentikan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved