Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Polres Luwu Timur Bakal Tindak Tegas Warga yang Nekat Mudik

Petugas Polres Luwu Timur yang berjaga di pos penyekatan akan memberikan tindakan tegas bagi pemudik.

Polres Luwu Timur
Kabag Ops Kompol Akbar Andi Malloroang (kiri) bersama Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Petugas Polres Luwu Timur yang berjaga di pos penyekatan akan memberikan tindakan tegas bagi pemudik.

Kabag Ops Polres Luwu Timur, Kompol Akbar Andi Malloroang mengatakan polisi tidak akan segan menyuruh pemudik untuk pulang. 

"Di setiap pos nanti ada pemeriksaan. Kalau warga didapati mudik, mohon maaf harus balik kanan, disuruh pulang," kata Kompol Akbar, Selasa (4/5/2021).

Tindakan tegas diberlakukan bagi warga dari luar yang ingin masuk ke Luwu Timur untuk tujuan mudik. Hal sama juga diberlakukan kepada warga dari Luwu Timur yang ingin mudik ke luar daerah.

"Jadi tidak boleh mudik. Kalau dilarang yah dilarang," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Luwu Timur ini.

Pemerintah secara resmi telah melarang mudik lebaran 2021 dari 6-17 Mei 2021. Itu diumumkan dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19.

Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Kebijakan ini diperketat dengan dikeluarkanya Addendum atas SE Nomor 13 tahun 2021 tersebut.

Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dua pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021.

Sementara Asisten Pemerintahan, Dohri As'hari mengatakan nantinya akan ada 25 petugas gabungan yang menjaga di tiap posko.

Halaman
123
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved