Tribun Mamuju

Buron 11 Tahun, Abidin Terpidana Kredit Fiktif Rp 41 M Dijebloskan ke Rutan Mamuju

Buron 11 Tahun, Abidin Terpidana Kredit Fiktif Rp 41 M Dijebloskan ke Rutan Mamuju

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Abidin, terpidana korupsi KMK fiktif Rp 40 M pada BPD Sulbar Cabang Pasangkayu mengenakan rompi tahanan Kejati Sulbar, Selasa (4/5/2021). Abidin akan dieksekusi kurungan badan di Rutan Kelas IIB Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Terpidana DPO kasus korupsi Kredit Modal Kerja (KMK) di BPD Sulselbar Pasangkayu, Abidin yang berhasil ditangkap tim tangkap buron (Tabur) Kejati Sulbar akan dieksekusi di Rutan Kelas IIB Mamuju, Selasa (4/5/2021).

Abidin berhasil ditangkap di rumahnya Dusun Nunu, Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, Senin (3/5/2021) pukul 20.50 Wita.

Perbuatan Abidin bersama 16 terpidana lainnya merugikan negara Rp 41 miliar.

Mereka mengajukan kontrak pekerjaan atau permohonan kredit palsu ke Bank Sulselbar untuk mencairkan dana.

"Hari ini akan diserahkan ke Kejari Mamuju, selanjutnya akan dilakukan eksekusi kurungan badan di Rutan Mamuju," kata Asisten Intelejen Kejati Sulbar, Irvan Samosir kepada tribun-timur.com di kantor Kejati Sulbar, Jl RE Marthadinata, Mamuju.

Abidin berhasil ditangkap setelah berkali-kali lolos selama 11 tahun.

"Tanggal 27 April kami melakukan penggerebekan di rumahnya, tapi masih berhasil lolos dan melarikan diri ke Kota Palu dan akhirnya tadi malam berhasil ditangkap tanpa perlawanan," tuturnya.

Sejauh ini tim Tabur Kejati Sulbar sudah berhasil menangkap delapan terpidana DPO dari 10 orang yang melarikan diri setelah adanya putusan pengadilan.

"Dua orang masih kami lakukan pengejaran," ucapnya.

Dia menegaskan, tidak ada tempat bersembunyi bagi DPO pihaknya akan terus melakukan pengejaran hinggga berhasil ditangkap.

Dalam kasus korupsi berjamaah tersebut, lanjut Irvan Samosir, ada 17 orang ditetapkan sebagai terpidana, tujuh orang lainnya sudah menjalani hukuman.

"Abidin serta terpidana lainnya dijatuhi hukuman empat tahun penjara," jelasnya.

Untuk diketahui, dalam kasus tersebut Abidin mengajukan kredit modal kerja sebesar Rp 1 miliar.

Abidin ditetapkan sebagai terpidana KMK fiktif pada Bank BPD Sulselbar Pasangkayu berdasarkan Putusan MA No. 1634.K/Pidsus/2010 Tanggl 16 Desember 2010.

Selain kurungan perjara, Abidin juga dijatuhi denda Rp 200 juta subsider tiga bulan penjara dan uang pengganti Rp 200 juta subsider tiga bulan penjara.

Abidin terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved