Breaking News:

Minibus Terjun ke Sungai

Basarnas Mamuju Kerahkan Tim, Cari Korban Lakalantas di Mamasa yang Hilang

Basarnas Mamuju Kerahkan Tim, Cari Korban Lakalantas di Mamasa yang Hilang

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Proses evakuasi mobil yang terjun ke sungai di Poros Polewali-Mamasa, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNMAMASA.COM, MESSAWA - Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kelurahan Messawa, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat mendapat perhatian dari Basarnas Mamuju.

Pasalnya, kecelakaan tunggal ini menyebabkan tiga korban belum ditemukan.

Sebelumnya, mobil yang dikemudikan Muammar, berangkat dari Kecamatan Mambi, kurang lebih pukul 02.00 Wita dan hendak menuju Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Namun saat berada di Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), sopir yang mengemudikan mobil itu diduga mengantuk dan hilang kendali sehingga mobil terjun ke sungai.

Dari informasi yang disampaikan Kapolsek Sumarorong, Iptu Hendrik, tujuh orang penumpang termasuk sopir yang berhasil selamat dan dilarikan ke Puskesmas Messawa.

Namun tiga orang penumpang lainnya diduga terseret arus sungai.

"Dia bawa penumpang 10 orang, 5 orang anak-anak dan 5 orang tua," sebut Iptu Hendrik, pagi tadi.

"Masih ada tiga penumpang yang belum didapat, 2 anak-anak dan 1 orang tua," sambungnya.

Hingga saat ini ketiga korban yang hilang masih dilakukan upaya pencarian oleh pihak petugas dibantu oleh warga.

Sementara mobil yang sempat tenggelam di sungai sudah berhasil ditemukan dan dalam proses evakuasi.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Mamasa, AKP Ferrix Sandhy Anggara mengatakan, dugaan sementara penyebab terjadinya kecelakaan karena sopir dalam keadaan kelelahan dan mengantuk.

Dia mengatakan, untuk melakukan pencarian terhadap korban yang hilang, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Mamasa.

Namun BPBD Mamasa tidak memiliki peralatan yang cukup untuk proses pencarian, sehingga BPBD Mamasa berkoordinasi dengan Basarnas Mamuju.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Mamasa dan kami sudah berangkatkan tim sebanyak lina orang lengkap dengan peralatan selam dan perahu karet," kata Paturrahman Kasi Ops Basarnas Mamuju, via telepon siang tadi.

Paturrahman menjelaskan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), pihaknya akan melakukan proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan selama tujuh hari ke depan.

"Kita akan melakukan pencarian selama tujuh hari terhitung dari sekarang," terangnya.(*)

Laporan Wartawan tribunmamasa.com, @sammy_rexta

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved