Breaking News:

Benny Wenda

Ingat Benny Wenda? Ditolak Australia dan Selandia Baru, Kini Ngemis Dukungan ke Negara-negara Kecil

Benny Wenda merasa kehilangan dukungan dari berbagai sisi, termasuk dua negara yang selama ini menjadi bentengnya Australia dan Selandia Baru.

Editor: Arif Fuddin Usman
OXFORD CITY COUNCIL VIA BBC NEWS INDONESIA
Sosok Benny Wenda Deklarasikan Kemerdekaan Papua Barat. Dua negara yang selama ini menjadi bentengnya Australia dan Selandia Baru, menolak beri dukungan. Kini mengemis ke negara-negara kecil. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Masih ingat dengan sosok Benny Wenda? Deklarator kemerdekaan Papua Barat dan sempat membentuk pemerintahan.

Ternyata kondisi Benny Wenda kini semakin tak menentu setelah Australia dan Selandia Baru menolak memberi dukungan kepadanya.

Karena itu, Benny Wenda mulai mengemis dukungan ke negara lain karena Australia dan Selandia Baru tak lagi memberinya ruang.

Benny Wenda merasa dirinya kehilangan dukungan dari berbagai sisi, termasuk dari dua negara yang selama ini diharapkan menjadi bentengnya memisahkan Papua Barat dari Indonesia.

Rentetan kekecewaan tersebut nampaknya mendorong rasa frustasi pada diri Benny Wenda sehingga akhirnya dirinya mulai mengemis dukungan dari negara yang justru jelas-jelas banyak menjebak negara miskin.

"Rakyat Papua tidak berada di tangan yang aman selama masih dikuasai Indonesia," ujar Benny Wenda kepada The Australian.

Bahkan Benny Wenda menyebut bahwa sejak tahun 1960, sudah hampir 500.000 warga Papua yang terbunuh, termasuk wanita dan anak-anak.

"Sejatinya ada genosida yang berjalan lambat di tanah Papua yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia."

Di sisi lain, menurut pria yang lahir di Lembah Baliem tersebut menyebut dua negara yang selama ini diharapkannya.

Yakni Australia dan Selandia Baru, kian hari kian menolak untuk bertindak atas krisis yang terjadi di Papua.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved