Tribun Ramadan
Toleransi Buka Puasa Ala Prof Husain Syam Pasca Pelaksanaan UTBK SBMPTN UNM
Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam mengungkapkan adab berbuka puasanya kepada pejabat internal dan undangan.
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam mengungkapkan adab berbuka puasanya kepada pejabat internal dan undangan.
Adab ini berupa toleransi untuk sesama umat muslim dalam berbuka puasa.
Saat berbuka puasa, Prof Husain Syam pun menyampaikan adab civitas akademika UNM adalah menghargai perbedaan saat berbuka puasa.
"Kalau misalnya ada yang sudah minum dan makan takjil kemudian langsung makan berat itu boleh juga," katanya di Rumah Jabatan Rektor UNM, Jl Andi Djemma, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (30/4/2021).
Selanjutnya, Prof Husain Syam pun melanjutkan, jika ada yang sudah makan takjil kemudian langsung salat magrib juga diperbolehkan.
"Jadi yah, silahkan dilakukan juga. Supaya kita ganti-gantian sehabis itu," katanya.
Tetamu dan pejabat internal UNM pun tersenyum dengan adab ala Prof Husain itu.
Tak sedikit juga tertawa.
Beberapa saat kemudian, Prof Husain Syam langsung menyapa tetamu yang datang dengan mendatangi satu demi satu mejanya.
Seyogyanya, pertemuan ini untuk membahas hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Gelombang I dan 2 di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Prof Husain Syam mengatakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) salah satunya melalui Jalur SBMPTN.
Proses seleksi UTBK di kantor pusat 712 UNM diikuti sebanyak 15.886 peserta dan dibagi menjadi dua gelombang. Tingkat kehadiran pada gelombang pertama diikuti sebanyak 93,16 persen atau 10.198 peserta.
Sedangkan di gelombang kedua juga setara dengan 93,64 persen atau sebayak 4.625 peserta yang hadir. Artinya, tingkat kehadiran para pendaftar UTBK SBMPTN tahun ini masih tergolong normal.
“Dari awal kita sudah sampaikan bahwa semua berjalan lancar sampai pada tahap pertama dan tahap kedua, menurut catatan kami itu tergolong lancar,” ujar Prof Husain Syam.
Menurut Guru besar dibidang pertanian ini, tingkat kehadiran para peserta UTBK hampir merata di seluruh Indonesia, bahkan kantor pusat UTBK 712 UNM termasuk tinggi karena berada di angka 93 persen.