Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Terusir dari Makassar, PSM Pilih Bermarkas di Jawa Jika Liga 1 2021 Tanpa Penonton

PSM Makassar memilih bermarkas di pulau Jawa jika Liga 1 Indonesia 2021 digelar tanpa penonton

Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
PSM Makassar merayakan gelar juara Piala Indonesia 2018-2019 setelah mengalahkan Persija Jakarta agregat 2-1 di Stadion Mattoanging, Makassar, Selasa (6/8/2019). Saat ini stadion Mattoanging sudah rata dengan tanah, PSM pun memilih bermarkas di pulau Jawa untuk Liga 1 2021. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSSI sebagai federasi sepakbola tertinggi tanah air membuka opsi laga Liga 1 Indonesia 2021 kembali digelar di masing-masing homebase klub peserta.

Format yang digunakan pun rencananya full kompetisi (kandang-tandang).

Meski belum final, rencana PSSI ini masuk dalam regulasi prioritas yang akan ditawarkan saat meeting bersama pemilik klub Liga 1.

Jika ini disepakati, dipastikan PSM Makassar tak akan bermain di kandang mereka sendiri.

Mengingat saat ini satu-satunya homebase PSM yang ditempati selama puluhan tahun, stadion Mattoanging sudah rata dengan tanah.

Munafri Arifuddin selaku CEO PSM menerangkan ada opsi untuk tetap bermain di tanah Sulawesi Selatan.

Manajemen Laskar Pinisi bisa mengajukan dua stadion yang dianggap mendekati standar yang ditetapkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Yakni stadion La Patau, Bone, dan stadion Gelora Bj Habibie, Parepare.

"Kalau melihat jarak kemungkinan Parepare dan itupun harus dilihat benar-benar. Artinya jangan sampai kita mempertahankan itu tetapi syarat-syarat dari federasi dan liga itu tidak terpenuhi," ucap Appi sapaan Munafri, Rabu (28/4/2021).

Pemilihan stadion Bj Habibie sebagai markas PSM dilakukan jika Liga 1 2021 nantinya bisa digelar dengan menghadirkan penonton.

Jika masih pada mekanisme tanpa penonton, maka PSM dipastikan berhomebase di pulau Jawa.

"Karena toh ini juga masih tanpa penonton.Kalau saya sih inginnya kalau kita tidak main di Makassar, yah kita harus bermain di Jawa," terangnya.

Appi menerangkan opsi tersebut diambil demi mengurangi beban finansial klub.

Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, manajemen PSM memilih untuk menggunakan anggaran seminimal mungkin.

Yang disampaikan Ketua Golkar Makassar ini cukup beralasan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved