Covid India
Covid-19 India Makin 'Gila' 117 Nyawa Direnggut Setiap Jam, Anak dan Ibu Urus Diri Masing-masing
Covid-19 India makin 'gila' 117 nyawa direnggut setiap jam, anak dan ibu urus diri masing-masing. Petugas kremasi kewalahan.
TRIBUN-TIMUR.COM - Keganasan Covid-19 di India terus membuat warga, tenaga medis hingga pemerintah kewalahan.
Situasi pandemi Covid-19 di India saat ini semakin mencekam.
Bahkan tingkat kematian di tengah merebaknya Covid-19 disebut seperti gelombang tsunami yang menggulung banyak orang.
Tak tanggung-tanggung, sedikitnya 117 orang meregang nyawa atau meninggal dunia akibat Covid-19 di India tiap jam saat ini.
Tak hanya itu, bencana Covid-19 yang makin merebak di India menghadirkan sejumlah kisah kepiluan lainnya.
Ya anak dan ibu nampaknya urus diri masing-masing.
Pohon-pohon di taman kota di India juga turut menjadi ‘korban’.
Pepohonan di taman-taman kota tersebut ditebangi untuk membantu kremasi pasien meninggal akibat Covid-19 India.
Dikutip dari laman Kompas.com Selasa 27 April 2021, penebangan itu mengikuti instruksi pejabat di New Delhi.
Di mana seiring pesatnya lonjakan kasus Covid India yang diiringi peningkatan angka kematian.
Alhasil, dengan semakin banyaknya orang meninggal yang mencapai 117 nyawa per jam, dibutuhkan banyak kayu sebagai bahan bakar kremasi.
Associated Press pada Senin 26 April 2021 melaporkan, kekurangan oksigen terjadi di rumah sakit India.
Sampai para dokter meminta bantuan demi menyelamatkan pasien mereka.
"Saya merasa tidak berdaya karena pasien saya bertahan hidup dari jam ke jam," kata Dr Gautam Singh kepada Associated Press.
"Saya akan memohon lagi dan berharap seseorang mengirimkan oksigen yang akan membuat pasien saya tetap hidup." timpalnya lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/covid-19-india-makin-gila-117-nyawa-direnggut-setiap-jam.jpg)