Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ruddin Emang Meninggal Saat Ceramah

Begini Sosok Dr Ruddin Emang di Mata Sahabat

Dr Ruddin Emmang merupakan imam, dai, sekaligus pensiunan dosen Fakultas Tarbiyah UIN Alauddin Makassar.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Suasana di rumah duka Almarhum Dr Ruddin Emang, Jl Urip Sumoharjo, samping Masjid Baiturrahman, Selasa (2742021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Anggota DPRD Makassar, Agung Wirawan memberikan sambutannya di rumah duka Alamarhum Dr Ruddin Emmang, Jl Urip Sumoharjo, tepatnya di samping Masjid Baitturrahman, Selasa (27/4/2021).

Ruddin merupakan imam, dai, sekaligus pensiunan dosen Fakultas Tarbiyah UIN Alauddin Makassar.

Menurut Agung, almarhum merupakan orang yang menghabiskan waktu dan ilmunya untuk kemajuan islam.

"Saya pernah berjuang bersama beliau diperserikatan Muhammadiyah tahun 1979, dengan Motto berlomba berbuat baik," ujarnya

"Ia pernah menyampaikan kepada saya, bahwa tugas kita tidaklah ringan maupun berat. Tapi yang terpenting kita mewakafkan hidup ini untuk siar islam," kenangnya.

Bahkan menurutnya, Ruddin merupakan sosok yang tangguh, serta memiliki rasa peduli terhadap orang-orang disekitarnya.

"Makanya beliau selalu menyampaikan kepada saya diberbagai kesempatan, bahwa kita harus meneladani sikap Rasulullah, dengan selalu berkasih sayang, satu dengan yang lain," katanya

Lanjutnya, ia mengatakan, jika semasa hidupnya almarhum dikenal sebagai pemberi nasehat yang baik.

"Saya belajar banyak dari beliau dalam menyampaikan siar islam, seperti dengan cara lemah lembut," katanya

Bahkan Agung mengakui jika dirinya memilih berhenti bermain sinetron setelah mendapat nasehat dari almarhum.

"Saya pernah bertemu dengaj beliau sekitar tahun 90 an. Lalu dia bertanya, Agung masih main sandiwara," kata Agung mengenang.

"Saya jawab iya, lalu Dr. Ruddin mengatakan, mana yang lebih baik kau lakukan, berdakwah yang merupakan kebenaran, atau terus bersandiwara (bermain film) yang merupakan kepura-puraan. Saaat itu saya langsung memantapkan hati untuk berhenti," lanjutnya.

Terkahir, ia juga menegaskan, jika Dr Ruddin merupakan sosok suami yang sangat mencintai istrinya.

Hal ini terbukti, sebulan kepergian istrinya, Rahmiyati Razak, almarhum Dr Ruddin menyusul kepergiannya.

"Dia juga adalah sosok bapak yang baik, dimana hasil buah cintanya dengan istrinya, melahirkan 10 orang anak, 9 menantu, dan 25 orang cucu," tuturnya.

Terakhir, ia berdoa agar kematian Dr. Ruddin dinilai Huznul Khotimah di sisi Allah SWT.

Sebab, Dr. Ruddin meninggal saat melakukan kultum di Masjid Baiturrahman, usai salat duhur.

"Saya yakin, setiap yang terjadi pasti ada hikmanya. Termasuk kepergian beliau ini," tutupnya.

Laporan tribuntimur.com, M Ikhsan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved