Breaking News:

Siapa Abdulrahman Yusuf? Bos EDC Cash yang Jadi Tersangka Kasus Investasi Bodong

Siapa Abdulrahman Yusuf? Bos EDC Cash yang Jadi Tersangka Kasus Investasi Bodong

instagram
CEO E-Dinar Coin (EDC) Cash, Abdulrahman Yusuf 

TRIBUN-TIMUR.COM - CEO E-Dinar Coin (EDC) Cash, Abdulrahman Yusuf, bersama lima orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Mereka ditangkap dan ditahan oleh polisi berdasarkan laporan bernomor LP/135/2021/Bareskrim tanggal 22 Maret 2021, karena kegiatan investasi EDCCash dianggap merugikan.

"Jadi enam orang (tersangka), termasuk CEO-nya itu ditahan. Ditangkap kemarin," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Ramadhan mengatakan, polisi telah melakukan penggeledahan di rumah tersangka Abdulrahman Yusuf dan H.

Dari rumah Abdulrahman Yusuf, polisi menyita 14 kendaraan roda empat, uang tunai dalam mata uang rupiah dan asing, serta barang mewah lain.

Demikian pula dari rumah H, polisi menyita sejumlah barang bukti. Ramadhan mengatakan, polisi juga sudah memeriksa para korban investasi ilegal EDCCash.

Menurut dia, korban terus bertambah.

"Para korban sudah dilakukan pemeriksaan dan jumlahnya terus bertambah," ujar dia.

EDCCash ditetapkan sebagai platform investasi ilegal sejak Oktober 2020.

Sepekan lalu, rumah Abdulrahman Yusuf di Pondok Gede, Bekasi juga dikerumuni member platform tersebut.

Para member kecewa karena tidak bisa mencairkan uang setengah tahun belakangan ini.

Seorang member bernama Diana, mengatakan harusnya ia bisa mencairkan Rp 800 juta, tapi yang cair hanya Rp 11 juta.

Pada 14 April 2021, sejumlah korban EDCCash melaporkan dugaan tindakan penipuan dan penggelapan ke Bareskrim Polri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bos EDCCash Jadi Tersangka Penipuan, Penggelapan, dan Pencucian Uang

Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved