Breaking News:

Tribun Majene

Muncul Isu KLB, Begini Respon Ketua DPC PKB Majene

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Basri Ibrahim mengaku tidak terlalu respect dengan kabar wacana

Penulis: Hasan Basri | Editor: Sudirman
ist
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Basri Ibrahim 

TRIBUN - TIMUR. COM, MAJENE --Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Basri Ibrahim mengaku tidak terlalu respect dengan kabar wacana Kongres Luar Biasa (KLB).

Isu yang mencuat setelah adanya desakan  113 DPC yang menghendaki digelarnya KLB dengan dalih Ketua Umum Muhaimin Iskandar dinilai melanggar konstitusi Partai, AD/ART.

"Di DPC Majene sampai hari ini tidak ada pelanggaran konstitusi. Sehingga bagi kami tidak terlalu respect dengan wacana yang digulirkan teman teman untuk KLB, "kata Basri Ibrahim.

Basri mengaku sangat setuju dengan adanya perubahan perubahan dan melakukan Kongres luar biasa sepanjang ada ditemukan pelanggaran konstitusi.

"Tapi sepanjang tidak pelanggaran kami tidak terlalu merespon dan respect pada teman teman yang menginginkan KLB, " paparnya.

Kata dia, Kongres luar biasa yang diinginkan oleh pihak tertentu hanya merupakan ambisius politik.

Jadi ada ambisius politik yang ingin dimainkan, tapi tidak punya ruang sehingga memunculkan wacana itu.

Basri berharap kepada seluruh pihak yang mencoba menggulirkan untuk  KLB, agar bisa berpikir dewasa dalam berpolitik.

Jangan mau dimainkan kelompok lain atau diluar dari struktur Partai Kebangkitan Bangsa.

Sebelumnya munculnya KLB PKB ditengarai karena banyak pelanggaran anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART).

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved