Tribun Toraja
Trauma, Istri Oktovianus Korban Penembakan KKB Ogah Kembali ke Papua
Natalina Pamean, istri Oktovianus Rayo korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
TRIBUNTORAJA.COM,RANTEPAO--Natalina Pamean, istri Oktovianus Rayo korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua mengaku masih trauma.
Karena trauma, ia dan kelima anaknya enggan untuk kembali ke tanah Papua.
"Saya sudah tidak mau kembali kesana, masih trauma sampai sekrang," ungkap Natalina.
Selain karena itu, rumah mereka di Distrik Beoga telah rusak parah.
Juga sekolah tempat ia mengajar sebagai guru honorer telah ludes dibakar KKB.
"Sudah tidak ada apa-apa di sana, rumah dan tempat saya bekerja dirusak bahkan dibakar, jadi untuk apa juga kami kembali," ujarnya.
Diketahui, suami Natalina yakni Oktovianus tewas ditembak KKB pada Kamis (8/4/2021).
Saat itu Oktovianus sedang menjaga kios jualannya.
KKB kemudian datang beralasan untuk membeli. Awalnya Natalina menganggap hal itu biasa.
Namun setelah mendengar suara tembakan ia kaget.
"Saya dengar dua kali tembakan, saya juga liat suamiku saat itu langsung jatuh, saya mau tolong tapi mereka (KKB) terus menembak ke arah rumah jadi saya lari ke kamar mandi bersembunyi," ucapnya.
Saat bersembunyi di kamar mandi, tak ada yang bisa dilakukan Natalina selain berdoa.
Sekira beberapa menit di kamar mandi, Natalina mendengar suara peluit.
Ia merasakan KKB yang sedang berada di dalam rumahnya lari berhamburan.
"Pas ada suara peluit, mereka (KKB) berhamburan, mungkin tentara datang, saat itu juga saya keluar dan langsung mendatangi suami saya yang sudah sekarat," jelasnya.
Namun tak lama setelah itu, rumah Natalina kembali diserang oleh KKB.
Belum sempat menyelamatkan suaminya, Natalia kemudian berlari ke rumah tetangganya untuk bersembunyi.
"Pas saya sembunyi pak Pendeta datang, saat itu KKB juga sudah melarikan diri, saya ndak sempat lagi melihat suami saya karena kami dengan cepat dievakuasi," ujarnya.
Diketahui, setelah berhasil di evakuasi Oktovianus lalu dibawa ke Puskesmas setempat.
Saat ini, ia sudah berada di rumah duka di Dusun Pebulian, Lembang Sa'dan Pebulian, Kecamatan Sa'dan, Toraja Utara.
Rombongan jenazah tiba di Toraja Senin (12/4/2021) pagi.
Laporan Kontributor : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y