Serda Ucok
Masih Ingat Serda Ucok? Demi Korsa Dari Gunung Lawu Eksekusi Preman Lapas Cebongan, Kabarnya Kini
Update kabar Serda Ucok sekarang, Masih Ingat Serda Ucok? Demi Korsa Dari Gunung Lawu Eksekusi Preman Lapas Cebongan, Kabarnya sekarang
TRIBUN-TIMUR.COM - Dari Gunung Lawu, jiwa Korsa Serda Ucok bergolak mendengar rekannya di Kopassus meninggal dihabisi preman.
Dan rencana pun disusun dari Gunung Lawu. Kemudian terjadilah kasus heboh itu di Lapas Cebongan Sleman.
Serda Ucok divonis 11 tahun karena kesalahannya itu.
Baca juga: Kopassus vs Pemuda Pancasila, Markas PP Porak-poranda Berawal Konflik Mata Elang vs Debt Collector
Berikut kabar terbaru Serda Ucok dikutip dari instagram Senin (12/4/2021).
Sosok Serda Ucok sedang menjalani hukumannya sejak 2013 silam.
Kronologi Lapas Cebongan yang Heboh Itu, Double Attack
Beberapa Prajurit Kopassus yang tidak terima rekannya dibunuh, memberondong tembakan kepada pelaku pembunuhan. Peristiwa itu menjadi pertanyaan, apakah tindakan itu adalah kriminalitas atau bentuk kesetiakawanan?. Kejadian itu terjadi pada tahun 2013 silam dan sempat heboh.
Berawal dari penganiayaan yang menewaskan Serka Heru Santoso di Yogyakarta pada Maret 2013.
Kematian itu ternyata juga memberikan rasa sakit kepada Serda Ucok, sang sahabat.
Tidak terima dengan tewasnya Serda Heru, Serda Ucok mengajak rekannya untuk mencari pelaku pembunuhan itu.
Setelah Ucok mendapat informasi saat mengikuti pelatihan di Gunung Lawu, para pelaku penganiaya Heru diduga juga merupakan pelaku pembacok Sertu Sriyono, anggota Kodim Yogyakarta yang juga mantan Kopassus. Ia tewas sehari setelah nyawa Heru direnggut.
Berdasarkan informasi dari warga, Deki dan teman-temannya, pelaku pembunuhan Heru dan penganiayaan Sriyono berada di Lapas Kelas II B Cebongan, Sleman.
Setibanya di lapas, Koptu Kodik rekan yang ikut mencari bersama Ucok membagikan senjata yang semula disimpan di bagian belakang mobil. Senjata berupa tiga senjata AK 47, dua pucuk replika AK-47, dan sebuah pistol dibagikan kepada rekan-rekannya.
Sekitar pukul 00.00 WIB, beberapa prajurit pasukan elit ini masuk ke area Lapas dan menggedor pintu gerbang dengan mengaku sebagai aparat Polda DIY.
Kecurigaan sempat dirasakan petugas sipir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sejumlah-anggota-kopassus-terdakwa-penyerangan-lapas-cebongan.jpg)