Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

IAS: Stadion Mattaonging Punya Sejarah, Harus Dibangun Kembali

Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengatakan Stadion Mattoanging punya sejarah mendalam bagi pecinta tim sepak bola PSM Makassar.

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA
Mantan Wali Kota Makassar dua periode Ilham Arief Sirajuddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengatakan Stadion Mattoanging punya sejarah mendalam bagi pecinta tim sepak bola PSM Makassar.

Hal itu menanggapi nasib Stadion Mattoanging Andi Mattalatta yang saat ini telah dirobohkan untuk direnovasi.

Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, Stadion Mattoanging Andi Mattalatta memang sudah saatnya direnovasi karena keterbatasan jumlah penonton. 

Sebelum dirobohkan, Stadion Mattoanging hanya memiliki kapasitas untuk 15.000 orang.

Sementara, Ilham menilai jumlah pecinta sepakbola PSM Makassar saat ini sudah mencapai 50.000-an orang.

Belum lagi pengelolaan tim sepakbola membutuhkan stadion kepasitas besar untuk mendapatkan penghasilan.

Menurutnya, manajemen PSM bisa mendapatkan tambahan penghasilan jika stadion memiliki kapasitas yang besar.

"Stadion Mattoanging harus tetap terbangun karena punya histori. Saya menilai pemerintah harus duduk sama-sama, baik pemprov, pemkot, hingga DPRD," katanya kepada wartawan di Cafe Red Corner Jl Yusuf Dg Ngawing Kota Makassar, Sabtu (10/4/2021).

"Bagaimana mau mengelola tim kalau jumlah penonton minim. Memang sudah harusnya direnovasi, semestinya tidak robohkan penuh, tapi bisa dipertingkat kapasitasnya," ujarnya.

Diketahui Stadion Andi Mattalatta Mattoanging telah dibongkar Pemprov Sulsel untuk direnovasi.

Stadion Mattoanging Andi Mattalatta adalah homebase klub sepakbola tertua di Asia, PSM Makassar, selama beberapa musim terakhir.

Tahapan proses pembangunan stadion Mattoanging sepenuhnya tertuang dalam Perda APBD Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2021.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menyoroti proyek-proyek yang pernah ditangani oleh Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah.

Setelah menghentikan proyek pembangunan pedesterian di Jl Metro Tanjung Bunga, Danny Pomanto kembali menyoroti kembali menyoroti proyek gedung Twin Tower di kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) dan Stadion Mattoanging.

Wali kota berlatar belakang arsitek ini mengatakan, desain pembangunan Stadion Mattoanging berpotensi menimbulkan kemacetan panjang di sekitar stadion.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved