Tribun Mamuju

Cabai Rawit di Mamuju Rp 70 Ribu Per Kilogram

Harga bahan pokok yang juga mengalami kenaikan signifikan jelang Ramadan adalah gula merah

Penulis: Nurhadi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/NURHADI
a aktifitas jual beli di pasar baru Mamuju, Sulbar, Minggu (11/4/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Mamuju, Sulbar, meningkat tajam dua hari jelang Ramadan 1442 Hijriah.

Hal itu berdasarkan pantauan Tribun Timur di pasar baru regional Mamuju, Jl Diponegoro, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Minggu (11/4/2021).

Salah seorang pedagang, Hj Nurlina, mengungkapkan, harga bahan pokok yang naik signifikan adalah cabai rawit atau cabai kecil.

"Naik sekali (cabai rawit) sampai Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram,"kata Hj Lina sapaannya.

Dia mengatakan, harga cabai rawit normalnya di harga Rp 30 sampai Rp 40 ribu per kilogram.

"Sudah lama ini naik harga cabai rawit, sudah hampir dua minggu, apalagi memang banyak permintaan ini jelang ramadan,"tuturnya.

Kemudian harga cabai besar juga mengalami kenaikan, namun tidak signifikan.

"Cabai besar hanya naik Rp 2 ribu, biasa 37 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram,"kata dia.

Harga bahan pokok yang juga mengalami kenaikan signifikan jelang Ramadan adalah gula merah dan telur ayam beras.

"Harga gula merah sekarang dijual Rp 18 ribu satu buah, biasanya hanya Rp 13 ribu,"katanya.

Sementara harga telur ayam bras dari harga Rp 38 ribu per rak, kemudian naik hingga Rp 45 ribu per rak.

"Kalau harga bahan pokok lainnya normal-normal ji,"ucapnya.

Seperti harga bawang merah, kata dia, saat ini Rp 28 ribu per kilogram dan harga bawang putih Rp 25 ribu per kilogram.

"Kemudian tomat Rp 8 ribu per kilogram, karena modalnya rata-rata Rp 20 ribu per peti dari distributor,"tuturnya.

Kata Nurlina, biasanya harga bahan pokok meningkat drastis jelang hari raya idul fitri disebabkan banyak permintaan.

"Kalau sekarang tidak terlalu ji, biasanya itu kalau dekat-dekat lebaran hampir semua jenis bahan campuran naik,"pungkasnya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved