Tribun Gowa
Direktur Pemberitaan Tribun Network Kompas Gramedia Kunjungi Makam Raja di Gowa
Direktur Pemberitaan Tribun Network Kompas Gramedia, Febby Mahendra Putra berkunjung di Kabupaten Gowa Sulawesi selatan, Sabtu (10/4/2021).
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Direktur Pemberitaan Tribun Network Kompas Gramedia, Febby Mahendra Putra berkunjung di Kabupaten Gowa Sulawesi selatan, Sabtu (10/4/2021).
Febby didampingi langsung oleh Pimpinan Redaksi Tribun Timur, Nur Thamzil Thahir.
Febby Mahendra Putra mengunjungi Makam Sultan Hasanuddin Jl Palantikang, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.
Mereka diterima langsung oleh Juru Pelihara Kompleks Makam Sultan Hasanuddin, dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulsel, Kementrian Pendidikan dan kebudayaan, Syahrul Dg Nyau (44).
Dg Nyau sapaanya, mengantar dan memperkenalkan makam-makam Raja Gowa.
Dg Nyau juga mengenalkan sejarah singkat dan nama para raja-raja tersebut.
Mula dari Raja Gowa ke XVIII, I Mappa Osong Daeng Mangewai Karaeng Bissei Sultan Ali.
Kemudian Raja Gowa ke XVII, I Mappasomba Daeng Mangurangi Karaeng Lakiyung Sultan Amir Hamza Tumenanga Ri Allu.
Raja Gowa ke XVI, I Mallombassi Daeng Matawang Karaeng Bontomangape.
Raja Gowa ke XV, I Manuntungi Daeng Mattola Karaeng Ujung Karaeng Lakiyung Sultan Malikussaid (Muh Said). Ayah dari Sultan Hasanuddin.
Raja Gowa ke XIV, I Manganga'rangi Daeng Marabbia Karaeng Lakiung (Sultan Hasanuddin).
Raja Tallo ke VI, I Mallingkaan Daeng Manyonri Karaeng Katangka Matoayya.
Raja Gowa ke XI, Sombangta Itaji Barani Daeng Marompa Karaeng Data Tuni Batta.
Usai dari Makam Sultan Hasanuddin, Febby dan Thamzil mengunjungi Balla Lompoa, Jl KJ Wahid Hasyim.
Kemudian ke kompleks Makam Arung Palakka Jl Bonto Biraeng, Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa
Terakhir, mereka mengunjungi Makam Syekh Yusuf di Jl Syekh Yusuf, Kelurahan Katangka, Kecamatan Kabupaten Gowa.
Disetiap tempat juga tak lupa pula mereka berswafoto.
Laporan Wartawan Tribungowa.com, Sayyid Zulfadli