Breaking News:

Tribun Maros

KPU Maros Buka Kotak Suara Pilkada 2020, Pisahkan Dokumen Negara

Bawaslu Kabupaten Maros melakukan pengawasan terhadap kegiatan pembukaan kotak suara Pilkada Maros

Bawaslu Maros
Bawaslu Kabupaten Maros melakukan pengawasan terhadap kegiatan pembukaan kotak suara Pemilihan Serentak Bupati dan Wakil Bupati Maros Tahun 2020 yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Maros. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros melakukan pengawasan terhadap kegiatan pembukaan kotak suara Pemilihan Serentak Bupati dan Wakil Bupati Maros Tahun 2020 yang dilakukan oleh KPU Maros.

Kegiatan ini berlangsung di Kantor KPU Kabupaten Maros, Kamis (08/04/2021).

Pembukaan kotak suara ini dimaksudkan dalam rangka memisahkan dokumen negara yang berdasarkan masa retensi untuk dilelang atau dimusnahkan.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 17 Tahun 2016.

Anggota Bawaslu Kabupaten Maros Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Muhammad Gazali mengatakan, kegiatan pengawasan yang dilakukan untuk memastikan pembukaan kotak suara yang oleh KPU Maros dan jajaran dapat berjalan sebagaimana prosedur yang ada.

Tentunya sesuai aturan yang telah diarahkan oleh KPU RI.

"Kita awasi prosesnya agar berjalan sesuai dengan regulasi yang ada dan berjalan lancar," ujarnya via pesan WhatsApp, Kamis (8/4/2021).

"Selain itu, pengawasan dilakukan oleh Bawaslu Maros karena pembukaan kotak suara sangat sensitif dan bisa menimbulkan prasangka publik yang tidak diinginkan, jika tidak diawasi,” tambah Gazali.

Perlu diketahui, berdasarkan PKPU Nomor 17 Tahun 2016 tentang jadwal Retensi Arsip Substantif dan Fasilitatif Non Kepegawaian Non Keuangan Komisi Pemilihan Umum.

Dokumen negara berupa Surat Suara bersamaan dengan kotak suara berbahan kardus/dupleks dipisahkan tersendiri karena telah dapat diusulkan penghapusannya.

Retensi Surat Suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maros Tahun 2020 sendiri adalah sejak pemungutan suara sampai dengan pengucapan sumpah/janji Bupati dan Wakil Bupati Maros..

Tidak lain untuk arsip aktif dan satu bulan setelah pengucapan sumpah/janji untuk arsip inaktif.

Selain dihadiri KPU dan Bawaslu kegiatan tersebut juga dihadiri dari perwakilan Kepolisian Resor Kabupaten Maros.

Proses tersebut akan dilaksanakan selama empat hari hingga (11/4/2021).(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved