Breaking News:

Penembakan Laskar FPI

Komnas HAM Minta Polisi Jelaskan Secara Rinci Terkait Kematian Ipda Elwira Pryadi Zendrato

Dalam akte kematian yang diperlihatkan Rusdi, perwira Polri tersebut bernama Elwira Pryadi Zendrato, lahir 9 Mei 1983.

istimewa
Foto yang beredar mengenai proses pemakaman Ipda Elwira Pryadi Zendrato, anggota polisi yang menjadi tersangka penembakan 6 Laskar FPI 

TRIBUNTIMUR.COM - Salah seorang anggota polisi yang menjadi tersangka penembakan 6 Laskar FPI, Ipda Elwira Pryadi Zendrato, disebutkan telah meninggal dunia karena kecelakaan tunggal.

Perwira polisi tersebut disebutkan meninggal dunia pada 4 Januari 2021. Sementara peristiwa kecelakaan tunggal yang menimpa dirinya terjadi pada 3 Januari 2021 lalu.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Ipda Elwira mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, sekitar pukul 23.45 WIB, 3 Januari 2021.

Saat itu, kata Rusdi, Ipda Elwira mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy. Ipda Elwira dinyatakan meninggal dunia sehari setelah kecelakaan.

"Kemudian pada tanggal 4 Januari 2021 sekitar pukul 12.55 WIB, yang bersangkutan (Ipda Elwira) dinyatakan meninggal dunia," kata Rusdi.

Dalam akte kematian yang diperlihatkan Rusdi, perwira Polri tersebut bernama Elwira Pryadi Zendrato, lahir 9 Mei 1983.

Dalam fotonya yang beredar di media sosial, Ipda Elwira dimakamkan secara Kristen.

Meski telah meninggal dunia pada 4 Januari 2021 lalu, namun polisi baru mengumumkannya pada 26 Maret 2021.

Pengumuman itu disampaikan polisi saat proses pengusutan kasus unlawful killing 6 anggota Laskar FPI tengah berlangsung.

Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) M Choirul Anam meminta polisi menjelaskan secara rinci kepada publik terkait kematian Ipda Elwira.

Halaman
12
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved