Breaking News:

FTI UMI

Ketua Umum PII Heru Dewanto Beri 'Kado Istimewa' kepada 1.200 Insinyur Lulusan PSPPI FTI UMI

Prosesi pengambilan sumpah 201 insinyur lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur PSPPI FTI UMI

Editor: Edi Sumardi
YOUTUBE.COM/TRIBUN TIMUR
Ketua Umum PII, Dr Ir Heru Dewanto ST MScEng IPU ASEAN Eng saat pada prosesi pengambilan sumpah insinyur lulusan PSPPI FTI UMI, di Hotel Myko, Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Kamis (8/4/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Prosesi pengambilan sumpah 201 insinyur lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur ( PSPPI ), Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ), angkatan ke-9 terasa sangat istimewa.

Hal ini dikarenakan ada kejutan dari Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia ( PII ), organisasi profesi yang berhak mengesahkan gelar insinyur di Tanah Air.

"Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia memberikan kejutan luar biasa kepada kita semua, terkhusus alumni Program Profesi Insinyur," kata Dekan FTI UMI, Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng pada prosesi pengambilan sumpah insinyur, di Hotel Myko, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ( Sulsel ), Kamis (8/4/2021).

Kejutan itu, kata Zakir Sabara H Wata, adalah Ketua Umum PII datang membawa 1.200 Surat Tanda Registrasi Insinyur ( STRI ) untuk seluruh lulusan PSPPI FTI UMI angkatan I hingga IX, dari 2017 hingga 2020/2021.

"Ini akan membahagiakan dan menjadi kado istimewa buat PSPPI FTI UMI karena hari ini beliau membawa 1.200Surat Tanda Registrasi Insinyur untuk seluruh alumni PSPPI FTI UMI," kata Zakir Sabara H Wata.

Baca juga: Presiden Direktur Freeport, Dirut Pupuk Kaltim, Dirjen Dikti Terima Pin Emas dari FTI UMI

STRI adalah bukti tertulis yang diterbitkan PII kepada insinyur yang telah memiliki sertifikat kompetensi insinyur dan diakui secara hukum untuk melakukan praktik keinsinyuran.

Untuk mendapatkan STRI, seorang insinyur harus terlebih dahulu lulus uji komptensi dan memiliki sertifikat kompetensi insinyur.

Insinyur yang melakukan kegiatan keinsinyuran tanpa memiliki STRI akan dikenakan sanksi administratif mulai dari peringatan tertulis sampai dengan pencabutan STRI.

"Saya kira ini adalah langkah penyelamatan yang luar hiasa oleh PII puasa, minimal dalam menghindari adanya kriminalisasi para insinyur kita di Indonesia," kata Zakir Sabara H Wata.

Para insinyur lulusan PSPPI FTI UMI angkatan ke-9 disumpah Ketua Umum PII, Dr Ir Heru Dewanto ST MScEng IPU ASEAN Eng dan disaksikan sejumlah pengurus PII.(*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved