Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM vs PSIS

8 Besar Piala Menpora, Pelatih PSM Harap Patrich Wanggai Starter, Jika Tidak Ini Striker Lawan PSIS?

Namun jika Patrich Wanggai tak bisa dimainkan sebagai starter, Syamsuddin Batolla siap menurunkan striker lainnya. Siapa penyerang itu?

Editor: Arif Fuddin Usman
tribun timur/muhammad abdiwan
Striker PSM Makassar, Patrich Wanggai saat mengikuti latihan di Lapangan Bosowa Sport Centre, Makassar, Senin (5/4/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Striker PSM Patrich Wanggai tidak terlihat di daftar susunan pemain dalam dua laga babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021.

Mantan pemain Persipura Jayapura tersebut tidak bisa main saat PSM menghadapi Bhayangkara Solo FC dan Borneo FC.

Pelatih PSM, Syamsuddin Batolla menyebut pemainnya itu sedang mengalami cedera. Namun ia berharap bisa main di babak 8 besar.

Patrich Wanggai terpaksa menepi selama dua laga dan dalam beberapa waktu ke depan kondisi Patrich diharapkan semakin membaik.

Karena kehadiran pemain asal Nabire, Papua itu akan menjadi amunisi tambahan tim menjelang menghadapi babak perempat final.

Sejauh ini Patrich tercatat baru sekali membela PSM dengan kontribusi satu gol saat mengalahkan Persija Jakarta di laga perdana babak penyisihan.

“Kami memang sangat berharap dengan dia tapi bagaimanapun dia sekarang cedera, tidak bisa dipaksakan," ujar Syamsuddin Batolla dikutip dari ligaindonesiabaru.com.

"Kondisi terakhir sudah membaik tapi dia masih latihan secara terpisah, ya mudah-mudahan dengan waktu kita ini bisa membaik semua,” tambah Syamsuddin Batolla.

Namun jika Patrich Wanggai tak bisa dimainkan sebagai starter, Syamsuddin Batolla siap menurunkan striker lainnya.

Penyerang yang digadang-gadang bakal menjadi starter adalah Zulham Zamrun.

Diketahui, sosok Zulham Zamrun terbiasa bermain di posisi penyerang. Meski selama ini kerap bermain di posisi penyerang sayap.

Zulham sendiri sudah bermain di babak penyisihan grup B Piala Menpora 2021.

Jadi ia diyakini tak kaku lagi dalam bermain ketika dimainkan sejak menit awal.

Jelang menghadapi PSIS Semarang di babak perempat final, Syamsuddin Batolla yakin pemainnya dapat mempersiapkan diri sebagai pesepak bola profesional.

Dia meyakini para penggawa tim berjuluk Juku Eja itu juga sudah siap menghadapi tekanan yang lebih besar.

Para pemain PSM diminta untuk kembali bekerja keras seperti yang mereka tunjukkan di babak penyisihan.

“Saya pikir pemain-pemain ini sudah profesional. Artinya mereka sudah tahu cara menjaga kondisi bagaimana bermain dengan tekanan tinggi bagaimana dia menghadapi lawannya.

“Ya pemain-pemain kami selama di fase grup menunjukkan kerja keras tanpa letih. Jadi itu yang utama,” tandas Syamsuddin Batolla.

Siap Kerja Keras

Terpisah, Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic mengingatkan para pemainnya untuk siap kembali bekerja keras pada babak perempat final Piala Menpora 2021 menghadapi PSM.

“Setelah libur tiga hari kami kembali bekerja keras untuk persiapan melawan PSM,” ucap Dragan.

Usai menikmati jatah libur, Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan menggelar latihan di Stadion Kebondalem, Kendal.

Eks pelatih Borneo FC itu memberikan materi latihan recovery dan mini games. Dia juga menjelaskan akan fokus mematangkan persiapan tim jelang menghadapi PSM.

“Namun kami lebih fokus dalam mematangkan taktik hari ini. Ada latihan box to box juga.

"Dalam kurang lebih lama lima hari kedepan, kami nampaknya akan fokus ke dalam porsi latihan taktik,” pungkasnya. (mik)

Motivasi Berlipat Ganda

Kapten PSM, Zulkifli Syukur mengaku tak punya persiapan khusus melawan PSIS Semarang, di babak delapan besar Piala Menpora pada Jumat (9/4/2021) mendatang.

Mantan pemain Mitra Kukar itu justru percaya diri timnya bakal mampu mengatasi perlawanan PSIS dan lolos ke babak selanjutnya.

Dia bilang, tim Laskar Pinisi - julukan PSM saat ini sedang mempunyai motivasi yang kian bertambah untuk lolos.

"Persiapan kami tetap sama seperti yang lalu. Yang justru bertambah adalah motivasi kami sebab kami kini makin solid sebagai sebuah tim dan kerja sama juga lebih baik," katanya.

Ditambahkannya, ia dan seluruh rekan setimnya tak mau memikirkan peta kekuatan PSIS.

Namun ia juga sadar tim asal ibukota Jawa Tengah itu punya catatan bagus selama fase penyisihan grup.

PSIS Semarang mampu meraih dua kemenangan dan sekali imbang dengan total sembilan gol.

"Dan seperti yang saya katakan tadi, kami hanya fokus mempersiapkan tim kami sendir. Kami tidak mau memikirkan tim lawan," terangnya.

Pertandingan PSM lawan PSIS Semarang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Jumat (9/4/2021) sore. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudi Salam

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved