Breaking News:

Tribun Sinjai

Dampak Angin Kencang, Baharuddin Tewas Tertimpa Pohon Jati di Sinjai

Satu warga Lingkungan Lonra 1, Kelurahan Samaenre, Baharuddin Bin Jafar (70) tewas setelah tertimpa pohon jati.

ist
Tiang listrik patah setelah pohon tumbang di Desa Polewali, Kecamatan Sinjai Selatan 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI TENGAH- Satu warga Lingkungan Lonra 1, Kelurahan Samaenre, Baharuddin Bin Jafar (70) tewas setelah tertimpa pohon jati.

Pohon jati menimpa Baharuddin tepat dibagian belakang rumahnya pada pukul 11.00 Wita, Minggu (4/4/2021).

"Baharuddin tewas akibat tertimpa pohon jatih saat angin kencang landa Lonra," ujar Kepala Badan Penanggunglangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman, Senin (5/4/2021).

Awalnya, Baharuddin ingin pergi ke kebun yang terletak di belakang rumahnya.

Ia akan membersihkan tanaman jagung miliknya.

Pada puku 11.00 Wita terjadi angin kencang dan mengakibatkan pohon jati patah.

Patahan pohon jati itu menimpa Baharuddin hingga meninggal saat itu juga.

Baharuddin diketahui meninggal tertimpa pohon jati setelah keluarganya mencari korban.

Jumiati langsung kaget saat menemukan Baharuddin sudah dalam keadaan meninggal tertimpa pohon.

Setelah ditemukan meninggal, pihak keluarga juga langsung memakamkan Baharuddin.

Sekedar diketahui, selama sepakan terakhir, Kabupaten Sinjai terdampak angin kencang disertai hujan lebat.

BPBD Sinjai menyebut cuaca hujan lebat tersebut merupakan bagian dari puncak hujan di Kabupaten Sinjai yang diperkirakan mula April, Mei dan Juni.

Angin kencang dan hujan lebat itu mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di kecamatan lainnya dan memadamkan listrik.

Saat terjadi angin kencang, aliran listrik ke rumah-rumah warga tidak normal.

Budiaman berharap kepada masyarakat Sinjai agar terus meningkatkan kewaspaannya di masa cuaca ekstrem ini terutama di daerah rawan bencana longsor dan angin kencang. ()

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved