Pupuk Kompos
Cara Membuat Pupuk Kompos dari Kulit Pisang
Kulit pisang selama ini sering diabaikan karena hanaya dianggap sebagai sampah yang tidak ada nilainya.
Buang kulitnya, biarkan air di dalam toples. Sirami dasar tanaman Anda dengan pupuk kulit pisang Anda.
Anda dapat memotong dan mengubur kulit pisang atau Anda dapat menambahkannya ke tumpukan kompos.
2. Pupuk cair dan kulit pisang fermentasi
Resep ini termasuk pilihan untuk menghaluskan kulit pisang yang difermentasi untuk digunakan di halaman rumah, menjadikan dua hal ini bisa Anda buat dan gunakan dalam resep yang satu ini.
Proses fermentasi kulit pisang memiliki manfaat tambahan yaitu memasukkan bakteri baik ke dalam campuran.
Berikut cara membuatnya:
Masukkan kulit pisang ke dalam stoples, dan tutupi dengan air secukupnya hingga terendam.
Anda sebaiknya memberi beban pada kulit pisang agar tetap berada di bawah air. Tutupi dengan kain dan karet gelang atau tutup yang longgar.
Biarkan campuran selama seminggu di tempat yang kering dan hangat, sementara bakteri baik mulai bekerja melepaskan nutrisi dan mineral ke dalam air.
Jika Anda melihat keharusan berawan, tidak apa-apa. Jika Anda mulai melihat jamur hitam, Anda harus membuangnya dan mulai lagi, selama kulitnya masih di bawah permukaan air, Anda baik-baik saja.
Biarkan hidung dan penilaian menjadi panduan Anda. Setelah seminggu, masukkan kulitnya ke dalam blender dan haluskan dan simpan airnya untuk tanaman lain.
Cara lainnya, encerkan bubur dalam air untuk membantunya menyebar ke tanah dengan lebih baik.
3. Campur dengan cangkang telur dan garam epsom
Pada cara ketiga ini, Anda akan membuat pupuk cair semprot yang terbuat dari kulit pisang dicampur dengan cangkang telur untuk meningkatkan kalsium dan garam epsom untuk magnesium.
Jika tanaman Anda sudah dalam kondisi baik, dan Anda hanya ingin memberinya tambahan nutrisi, cobalah membuat pupuk cair yang nantinya disemprotkan ke tanaman.