Pertamina
Naning Herdining, Mitra Binaan Pertamina Raih Omzet Rp 15 Jutaan Per Bulan
Pertamina memotivasi para UMKM binaannya agar dapat membantu masyarakat sekitar untuk menyediakan lapangan pekerjaan
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di Masa Pandemi, Pertamina terus konsisten mendorong para pelaku UMKM untuk berkembang.
Tak hanya menyalurkan usaha, pembinaan dan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan.
Hal tersebut sebagai upaya mendorong para UMKM binaan naik kelas dan mengembangkan usahanya.
Dalam pembinaan tersebut, Pertamina memotivasi para UMKM binaannya agar dapat membantu masyarakat sekitar untuk menyediakan lapangan pekerjaan atau dikenal dengan konsep Sociopreuneur.
Konsep ini diterapkan dengan baik oleh Naning Herdining, pemilik UMKM Indah Cipta yang telah menjadi mitra binaan Pertamina sejak 2010.
“Saya ajak ibu-ibu rumah tangga yang menganggur untuk bantu membuat kerajinan bantal. Supaya jadi pemasukan untuk mereka juga. Alhamdulillah konsep ini ternyata berbuah berkh untuk usaha saya juga,” kata Naning, Kamis (1/4/2021).
Saat ini sudah ada sekitar enam karyawan yang membantu usahanya. Jumlah itu bisa saja bertambah tergantung pada banyaknya pesanan yang datang.
Naning biasanya bertugas menggunting pola pada kain satin lalu memberikan pada tetangganya untuk disempurnakan.
“Karena ini produk handmade, kualitas sangat dijaga sehingga 1 bantal ukuran 40x40 bisa selesai 3-4 hari,” imbuhnya.
Usaha yang berbasis di daerah Takalar, Sulawesi Selatan ini telah dijalani Naning sejak tahun 2000.
Pada awalnya, ia hanya iseng mengisi waktu luang untuk membuat sarung bantal dan gorden smock.
Namun, karena positifnya komentar dari keluarga dan tetangga sekitar, membuat Naning serius menggeluti usaha ini.
Beragam karya seperti sarung bantal, bantal guling, taplak meja, bed cover, sampai tas pesta, ia jajakan dalam tokonya.
Untuk masalah harga, Naning tidak mematok harga tinggi, untuk barang dagangannya jika dilihat dari tingkat kerumitan pembuatan.
Barangnya dijual berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 125 ribu per sarung bantalnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/booth-naning-herdining-pemilik-umkm-indah-cipta-saat-ikut-pameran.jpg)