Breaking News:

Hari Paskah

Gereja GPIB Immanuel Watampone Gelas Paskah Secara Tatap Muka

Gereja GPIB Immanuel Watampone bakal menggelar peringatan Hari Paskah secara tatap muka

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Gereja GPIB Immanuel Watampone 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANGGereja GPIB Immanuel Watampone bakal menggelar peringatan Hari Raya Pekan Suci yaitu peringatan Jumat Agung atau peringatan Kematian Yesus dan Minggu Paskah atau peringatan Kebangkitan Yesus.

Pelaksanaan peringatan Pekan Suci akan dilaksanakan secara tatap muka. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Agendanya, ibadah Jumat Agung didalamnya  berlangsung Sakramen Perjamuan Kudus dan ibadah hari Minggu Paskah.

Ketua Mejelis Jemaat GPIB Immanuel Watampone, Pendeta Irma F Siahaya Sasiskil mengatakan pihaknya telah berkoodinasi dengan pihak keamanan selama agenda berlangsung.

“Kami sudah berkoordinasi dengan aparat  untuk ketertiban dan keamanan selama peringatan Pekan Suci berlangsung,” katanya Kamis (1/4/2021).

Dia menyampaikan, peringatan Pekan Suci melalui Jumat Agung dan Minggu Paskah menjadi momen refleksi, introspeksi dan retrospeksi setiap umat terhadap kehidupannya masih dianugerahkan oleh Tuhan.

Selayaknya, umat memberi diri untuk diubahkan menjadi pribadi yang lebih baik sebagai penghayatan dan ungkapan syukur atas karya keselamatan dalam Yesus Kristus, Tuhan dan Juru selamat dunia.

Dengan demikian, kata dia,  umat menyadari bahwa kehadiran di dunia dan di tengah masyarakat, bukanlah untuk diri sendiri atau golongan tertentu.

Melainkan sebuah panggilan dan pengutusan untuk hidup dalam kasih, rela berkorban, penuh kepedulian kepada sesama. Khususnya, bagi mereka yang menderita, tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

“Semoga umat terus semangat untuk hidup, menjauhkan diri dari segala perbuatan dosa yang hanya membawa umat berada dalam kejatuhan bahkan kebinasaan,” ucapnya.

Perihal aksi ledakan bom di Gereja Katedral Makassar akhir pekan lalu, Irma percaya aparat keamanan bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat, khusunya dalam pelaksanaan ibadah.

“Mari kita tetap satu hati mendoakan keamanan dan kedamaian di lingkungan kita masing-masing, sambil tetap menjalin silahturahmi dan menghargai perbedaan yang ada di masyarakat,” tuturnya.

“Jangan biarkan aksi terorisme menghantui kita dan membuat kita hidup penuh curiga satu dengan yang lain.Tingkatkan selalu kewaspadaan, berikan informasi kepada aparat jika mendapati perilaku atau aktivitas mencurigakan yang ada di sekitar kita. Tuhan menolong kita semua,” pungkasnya.

Laporan Kontributor TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved