Tribun Makassar
Strategi Cegah Radikalisme di Makassar, Danny Pomanto Bakal Siapkan Program Guru Pelopor
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto akan menyiapkan program guru pelopor. Hal ini dilakukan sebagai strategi mencegah masuknya paham radikalisasi
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Danny Pomanto akan menyiapkan program guru pelopor.
Hal ini dilakukan sebagai strategi mencegah masuknya paham radikalisasi diinstansi pendidikan.
Apalagi baru-baru ini terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Minggu (28/3/2021) kemarin.
"Saya akan mengajak guru-guru, kebetulan kami ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk Guru Pelopor. Saya kira nanti Bu Fatma yang akan atur ini karena beliau lebih paham," ujar Danny, Selasa (30/3/2021).
Danny mengatakan, mesti ada formulasi baru untuk kurikulum pembelajaran.
"Gurunya kita poles dulu. Sudah itu baru ke Murid," katanya.
Nantinya program tersebut diterapkan setelah belajar tatap muka dibuka kembali.
Momen itu dianggapnya tepat bagi guru untuk memberikan pemahaman kepada murid soal keberagaman.
"Momen yang bagus nanti kalau sekolah bisa dibuka, dilakukan disitu," tutupnya.
Sebelumnya, bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/03/2021) kemarin.
Polda Sulsel mengungkapkan, ada dua pelaku dari dalang kasus tersebut. Keduanya dipastikan tewas.
Akibatnya ada 19 orang yang merupakan jemaat dan pengurus gereja mengalami luka-luka.
Saat ini mereka sedang dirawat di rumah sakit Bhayangkara.
Laporan tribuntimur.com,M Ikhsan