Earth Hour
Apa Itu Earth Hour dan Kenapa Harus Mati Lampu? Sejarah dan Manfaatnya untuk Bumi
Apa itu Earth Hour dan kenapa harus mati lampu? Sejarah dan manfaatnya untuk Bumi. Dunia kembali memperingati Earth Hour.
TRIBUN-TIMUR.COM - Apa itu Earth Hour dan kenapa harus mati lampu? Sejarah dan manfaatnya untuk Bumi.
Dunia kembali memperingati Earth Hour.
Apa itu Earth Hour?
Jam Bumi atau Earth Hour adalah sebuah kegiatan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature ( WWF ) pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya.
Kegiatan ini berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah dan perkantoran selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim.
Kegiatan yang dicetuskan WWF dan Leo Burnett ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007.
Saat itu, 2,2 juta penduduk Sydney berpartisipasi dengan memadamkan semua lampu yang tidak diperlukan.
Setelah Sydney, beberapa kota di seluruh dunia ikut berpartisipasi pada Earth Hour 2008.
Ide pelaksanaan Earth Hour bermula dari tahun 2004, setelah mempertimbangkan sejumlah bukti ilmiah, WWF Australia mengunjungi agen periklanan Leo Burnett Sydney untuk "mendiskusikan ide yang akan menarik perhatian warga Australia tentang perubahan iklim".
Ide pemadaman berskala besar ini diciptakan dan dikembangkan tahun 2006, awalnya dengan nama "The Big Flick".
WWF Australia mempresentasikan konsepnya ke Fairfax Media dan disetujui oleh Wali Kota Sydney Clover Moore.
Earth Hour 2007 diadakan tanggal 31 Maret di Sydney, Australia, pukul 19.30 waktu setempat.
Earth Hour 2021 di Indonesia
Bagaimana dengan pelaksanaan Earth Hour di Indonesia?
Disalin dari Kompas.id, perayaan tahunan Earth Hour pada 2021 ini menjadi momentum untuk terus menyuarakan isu lingkungan dan keberlanjutan Bumi mengingat setelah pandemi diperkirakan emisi akan kembali naik untuk memulihkan ekonomi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jam-bumi-atau-earth-hour-1-2732021.jpg)