Breaking News:

DPRD Sulsel

Anggaran Cetak Kalender DPRD Sulsel Rp936,3 Juta, M Jabir: Cek Bagian Umum Lebih Jelasnya

Tercatat, nilai pagu paket di angka Rp936,3 juta dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp197,5 juta.

Anggaran Cetak Kalender DPRD Sulsel Rp936,3 Juta, M Jabir: Cek Bagian Umum Lebih Jelasnya
TRIBUN TIMUR/FADLY ALI
Dilansir laman lpse.sulselprov.go.id, Selasa (23/3/2021) pukul 19.20 Wita, pembuatan paket belanja cetak kalender DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021 dilakukan sejak 22 Maret 2021.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretariat Dewan (Setwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) mengadakan langsung paket belanja cetak kalender DPRD Sulsel tahun 2021.

Dilansir dari laman lpse.sulselprov.go.id, Selasa (23/3/2021), pembuatan paket dilakukan sejak 22 Maret 2021.

Dimana pengadaan barang dengan metode langsung, yakni belanja alat, bahan untuk kegiatan kantor, bahan cetak.

Tercatat, nilai pagu paket di angka Rp936,3 juta dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp197,5 juta.

Tahap paket dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel 2021, yakni upload dokumen penawaran.

Terkait jenis kontrak, cara bayar secara lumsum atau dibayarkan sekaligus untuk semua biaya.

Peruntukkan untuk kualifikasi usaha kecil. Lokasi pengerjaan di Gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar.

Dikonfirmasi terkait pengadaan langsung tersebut, Sekwan DPRD Sulsel M Jabir menjelaskan bukan untuk kelender, tapi bahan cetak lainya.

Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani melantik M Jabir sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan di ruang sidang Paripurna DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Selasa (20/4/20).
Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani melantik M Jabir sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan di ruang sidang Paripurna DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Selasa (20/4/20). (abdiwan/tribun-timur.com)

“Cek saja di bagian umum lebih jelas,” kata M Jabir menambahkan.

Menurut M Jabir, pengadaan kelender tidak segitu biayanya.

“Tidak begitu, banyaknya biayanya kalau hanya buat kelender,” kata M Jabir tanpa merinci anggaran pembuatan kelender dimaksud.(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Abdul Azis Alimuddin
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved