Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Effendi Gazali

SIAPA Effendi Gazali? Diperiksa Terkait Suap Bansos Corona Sering Tampil di ILC TV One

Pengamat komunikasi politik Effendi Gazali mengaku diminta penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa rekening sebuah perusahaan.

Tangkap layar kanal YouTube KompasTV
Paket bansos gagal jual 

TRIBUN-TIMUR.COM,- Effendi Gazali ternyata dipanggil KPK.

Terkait kasus Bansos Corona.

Effendi Gazali adalah pakar komunikasi yang sering tampil di ILC TV One.

Pengamat komunikasi politik Effendi Gazali mengaku diminta penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa rekening sebuah perusahaan.

Hal itu dikatakannya sebelum menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodebatek tahun 2020 di Kementerian Sosial.

"Pertanyaan yang menarik adalah, surat panggilan KPK itu isinya harap membawa rekening perusahaan sejak 1 Januari 2020 dan PO, bansos Kemensos. Saya ambil rekening siapa. Dari perusahaan mana?" kata Effendi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (25/3/2021) dikutip dari Tribunnews.com.

Effendi Gazali yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos Matheus Joko Santoso mengaku baru mengetahui dirinya akan diperiksa dalam kasus ini, Rabu (24/3/2021) malam.

"Mengenai pemanggilan saya, saya dapat panggilannya tadi malam jam 19.41 WIB, melalui WhatsApp. Jadi, saya sampai sekarang belum terima surat panggilan secara resminya. Belum ada," kata Effendi.

KPK telah menetapkan lima tersangka dalam perkara ini, yaitu sebagai penerima suap masing-masing mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono.

Pemberi suap adalah Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja yang saat ini sudah berstatus terdakwa.

Harry Van Sidabukke yang berprofesi sebagai konsultan hukum didakwa menyuap Juliari Batubara, Adi Wahyono, dan Matheus Joko Santoso sebesar Rp1,28 miliar karena membantu penunjukan PT Pertani (Persero) dan PT Mandala Hamonangan Sude (MHS) sebagai penyedia bansos sembako Covid-19 sebanyak 1.519.256 paket.

Sementara itu, Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja didakwa menyuap Juliari Batubara, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso senilai Rp1,95 miliar karena menunjuk Ardian melalui PT Tigapilar Agro Utama sebagai penyedia bansos sembako tahap 9, 10, tahap komunitas, dan tahap 12 sebanyak 115.000 paket.

Siapa Effendy Gazali

Dikutip dari Wikipedia, Prof. Drs. Effendi Gazali, M.Si., MPS.ID., Ph.D. (lahir di Padang, Sumatra Barat, Indonesia, 5 Desember 1966)

adalah tokoh Indonesia yang terkenal dengan acara yang digagasnya yaitu Republik Mimpi yang merupakan parodi dari Indonesia dan para presidennya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved