Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bisnis

MaRI Makassar Dukung Brand Lokal Masuk Mall Lewat Bazar

Termasuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai medium informasi tentang keanekaragaman

Tayang:
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
Marketing & Communication Manager PT Kalla Inti Karsa, Jesse Rezky Mulia 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejak awal, Mall Ratu Indah (MaRI) Makassar mendukung brand lokal naik kelas.

Marketing and Communication Manager PT Kalla Inti Karsa, Jesse Rezky Mulia mengatakan, pihaknya berkomitmen  memberikan dukungan untuk produk lokal agar bisa setara dengan brand luar.

"Kami selalu memberikan ruang strategis kepada konten lokal," katanya pada Tribun Timur, Rabu (24/3/2021).

Termasuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai medium informasi tentang keanekaragaman potensi lokal.

Hal tersebut, lanjut Jesse ditandai dengan gelaran bazar atau exhibition secara berkala di Mall Ratu Indah Makassar.

"Kami justru berharap ke depannya makin banyak pelaku UMKM dan local brand yang kompetitif bergabung bersama di satu ruang tanpa sekat dengan brand lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan, Mall Ratu Indah Makassar sangat siap untuk membantu UMKM masuk mall.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan persoalan brand lokal yang sulit bersaing dengan brand asing.

Menurutnya selama ini brand lokal yang bagus tidak diberi tempat ruang usaha.

Misalnya saja brand lokal tidak bisa masuk di mal kelas atas di mana tempat premium place-nya dikasih ke brand luar.

“Penting untuk menghadirkan produk lokal agar bisa bersaing dengan brand asing,” ucap Teten dalam keterangan, Senin (22/3/2021).

Ia menuturkan padahal kopi dengan brand lokal jauh lebih diminati daripada brand luar.

Selain itu, sepatu olahraga buatan anak muda Bandung pun terbukti masuk ke mal kelas atas di Tokyo.

"Ini harus ada keberanian dari pengelola mal kita untuk menghadirkan brand-brand lokal agar tidak kalah dengan brand besar," jelas MenkopUKM.

Bagi Teten, ini juga merupakan bagian dari kampanye produk lokal.

Karena, di dalam negeri banyak produk lokal yang kualitasnya lebih bagus dan harganya lebih murah, tapi brand image-nya kurang dibangun dengan baik. 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved