Rudenim Makassar
8 Tahun Menunggu Tanpa Kepastian di Makassar, Pria Irak Bersama Anak Istrinya Menyerah, Lakukan Ini?
Karena tak tahan lagi menunggu, Ali Qader Mahdi dan keluarganya memutuskan kembali ke negaranya. Ia ditemani kedua orang tua beserta istri dan anak
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Arif Fuddin Usman
dok rudenim makassar
Karena tak tahan lagi menunggu, Ali Qader Mahdi dan keluarganya memutuskan kembali ke negaranya secara sukarela, Rabu (17/3/2021).
dok rudenim makassar
Karena tak tahan lagi menunggu, Ali Qader Mahdi dan keluarganya memutuskan kembali ke negaranya secara sukarela, Rabu (17/3/2021).
dok rudenim makassar
Karena tak tahan lagi menunggu, Ali Qader Mahdi dan keluarganya memutuskan kembali ke negaranya secara sukarela, Rabu (17/3/2021).
dok rudenim makassar
Karena tak tahan lagi menunggu, Ali Qader Mahdi dan keluarganya memutuskan kembali ke negaranya secara sukarela, Rabu (17/3/2021).
"Komitmen penerapan SPIP bukan hanya pada tampuk pimpinan, juga kepada seluruh pegawai, harapan kami dengan kegiatan pendampingan ini SPIP dan Manajemen Risiko bukan hanya pemenuhan dokumen administratif, melainkan juga dapat mengubah tingkah laku pegawai Rudenim dalam bekerja," harap Alimuddin, Kepala Rudenim Makassar.
Dalam kegiatan ini, bertindak selaku Narasumber Alfriandy, koordinator Pengawasan Bidang Instansi Pemerintahan (IPP) 2 BPKP Privinsi Sulawesi Selatan.
Selain pemaparan materi, juga dilakukan diskusi dan tanya jawab peserta dalam penyusunan Manajemen Risiko. (*)