Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Tanya Jawab Ramadhan: Apakah Shalat Witir Setelah Tarawih Sah Meski Tak Berjamaah?

Setelah tarawih di masjid, saya salat Witir di rumah. Kadang sendirian kadang berjamaah dengan istri. Bagaimana hukumnya?

Editor: Ina Maharani
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. Shalat di rumah? Tata cara dan niat shalat tarawih, shalat witir, bacaan bilal, doa kamilin. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jelang Ramadhan 1442 H atau Ramadan 2021, rubrik Tribun Khazanah Islam akan memuat seputar Tanya Jawab Ramadhan.

Kali ini soal hukum bayar zakat tapi tak puasa.

Rubrik ini diasuh Dr Zulhasari Mustafa, Dosen Perbandingan Mazhab UIN Alauddin Makassar.

Salat Witir Tak Berjamaah

ASSALAMUALAIKUM Pa Ustad. Setelah tarawih di masjid, saya salat Witir di rumah. Kadang sendirian kadang berjamaah dengan istri. Bagaimana hukumnya?

+628539880***

Nabi Biasa Witir Sendirian

SALAT sunah Witir yang biasa dikerjakan oleh Rasulullah SAW adalah sendirian. Akan tetapi, suatu ketika Rasulullah SAW salat pada suatu malam di bulan Ramadlan secara sendiri. Para sahabat melihatnya, mereka pun ikut salat bermakmum di belakang rasulullah.

Pada malam berikutnya jamaah bertambah banyak, begitu pula pada malam ketiga. Pada malam berikutnya, Rasulullah SAW tidak lagi berjamaah bersama sahabat.( HR. Bukhari dan Muslim).

Salat jamaah yang dimaksudkan dalam hadis ini adalah salat tarawih dan witir.

Mengenai salat witir secara sendiri, terdapat riwayat dari Aisyah ra ketika ditanya oleh Abdullah ibn Abi Qais mengenai witir Rasulullah SAW. >Aisyah ra. menjawab bahwa Rasulullah saw. kadang kala witir di awal malam (setelah Isya), kadang pula di akhir malam (sebelum masuk waktu fajar), kadang mengeraskan bacaannya dan kadang pula tidak mengeraskan bacaannya. (HR. Abu Dawud, Ahmad, Muslim, dan Turmudziy)

Berdasarkan riwayat pertama, dapat dipahami bahwa rasulullah saw. melaksanakan witir secara berjamaah dalam bulan suci Ramadan, meskipun tidak pada setiap malam di bulan ramadlan. Rasulullah saw. tidak melaksanakan salat tarawih dan witir secara berjamaah karena ada kekhawatiran jangan sampai salat tersebut dianggap sebagai kewajiban.

Riwayat kedua memberi petunjuk bahwa rasulullah melaksanakan salat witir secara sendiri di rumah, baik dalam bulan suci Ramadan maupun di luar bulan suci Ramadan. Dengan demikian, salat witir boleh dilakukan secara berjamaah dan boleh tidak berjamaah. Wallahu alam.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved