Breaking News:

Musim Hujan, Produksi Listrik PLTA Bakaru Tetap Optimal

Dari data prediksi debit inflow tahun 2021 terlihat bahwa debit air lebih dari cukup untuk proses pembangkitan listrik.

PLTA Bakaru
PLTA Bakaru 

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE  - Sampai saat ini air masih menjadi energi yang cukup potensial dalam membangkitkan energi listrik tak terkecuali di Pulau Sulawesi.

Selain ramah lingkungan, PLTA juga merupakan pembangkit tenaga listrik yang cukup ekonomis.

PLTA (Pusat Listrik Tenaga Air) Bakaru merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga air terbesar milik PLN di Pulau Sulawesi dengan total daya mampu sebesar 2 x 63 MW.

Sepanjang tahun 2020 PLTA Bakaru mampu menyumbang energi listrik sebesar 896.787 MWH

Semangat Direksi PT. PLN Persero di awal 2021 untuk pengembangan EBT (Energi Baru Terbarukan) mendasari peningkatan peran EBT dalam ketersediaan Listrik di Pulau Sulawesi.

Sampai akhir 2020 kemarin, EBT berhasil mencatatkan prosentase penyediaan energi listrik sebesar 29,8 % dan lebih besar dari RUEN (Rencana Umum Energi Nasional) Pemerintah melalui Kementerian ESDM tentang pemanfaatan EBT pada tahun 2025 dengan total 23% dari total bauran energi Nasional.

Manajer UPDK Bakaru, Fatahuddin Yogi Amibowo menegaskan, tingginya curah hujan tidak akan menghambat pasokan Listrik PLTA Bakaru ke sistem kelistrikan Sulawesi. Justru sebaliknya malah dapat memberi manfaat bagi optimalnya produksi listrik.

Mengacu pada data Hidrologi 5 tahun terakhir, PLTA Bakaru yakin di sepanjang tahun 2021 ini akan tetap dapat menyumbang energi listrik sebagai upaya menjadikan EBT sebagai prioritas dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dalam produksi listrik di negeri ini.

Dari data prediksi debit inflow tahun 2021 terlihat bahwa debit air lebih dari cukup untuk proses pembangkitan listrik.

"Curah hujan yang cukup tinggi pada beberapa hari terakhir membuat debit sungai Mamasa yang menjadi sumber aliran air utama PLTA Bakaru naik cukup tinggi. Tercatat dari data hidrologi awal Maret 2021 debit rata-rata tertinggi mencapai 151,34 m³/dtk sehingga PLTA Bakaru bisa memproduksi listrik di beban penuh 2 x 63 MW sesuai daya mampunya secara kontinyu," tutup Yogi.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved