Breaking News:

Tribun Takalar

Takalar Dinobatkan Sebagai Kabupaten ODF

Kabupaten Takalar akhirnya dinobatkan sebagai kabupaten Open Defecation Free (ODF) atau kabupaten Bebas buang air besar sembarangan. 

Humas Pemkab Takalar
Kabupaten Takalar dinobatkan sebagai kabupaten Open Defecation Free (ODF) atau kabupaten Bebas buang air besar sembarangan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -Setelah kurang lebih 30 tahun Kabupaten Takalar akhirnya dinobatkan sebagai kabupaten Open Defecation Free (ODF) atau kabupaten Bebas buang air besar sembarangan. 

Penantian tersebut terjawab setelah tim verifikasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel membacakan hasil verifikasi sekaligus penandatanganan berita acara bersama Ketua TP PKK Takalar yang juga ketua Pokja Kabupaten Sehat Dr Hj Irma Andriani.

"Hasil verifikasi yang kami lakukan bersama tim lintas sektor pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan kabupaten Takalar sebagai kabupaten ODF tingkat Sulawesi Selatan," kata perwakilan tim verifikasi Dinas Kesehatan Sulsel H Kasri, Jumat (12/3/2021).

Dengan selesainya satu dari lima pilar STBM ini, ia berharap kabupaten Takalar tidak berhenti hanya pada satu pilar saja tapi dapat menuntaskan empat pilar lainnya menuju kabupaten sehat. 

Ketua Tim Pokja Kabupaten Sehat, sekaligus menjadi penggerak kabupaten ODF, Dr Hj Irma Andriani mengatakan, pencapaian ini merupakan kerja keras dari seluruh Pokja yang terlibat.

Sekaligus, lanjutnya, menjadi sebuah kelegaan dan memacu semangat untuk memenuhi empat pilar STBM lainnya. 

"Ini sebuah kelegaan bagi kami dan dengan hadirnya tim verifikator ini menjadi sebuah pengakuan bagi kabupaten Takalar. Dan  menjadikan kita semakin percaya diri menyampaikan kepada masyarakat bahwa kabupaten Takalar betul-betul sudah ODF," ujarnya. 

Hj. Irma menyampaikan bahwa pencapaian kabupaten ODF ini juga menjadi langkah awal untuk bersiap mengikuti STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) awards. 

"Ini yang kita tunggu-tunggu dan setelah ODF kita kembali menancap gas untuk melengkapi pilar STBM lainnya yang belum, karena beberapa pilar sudah ada yang berjalan dengan baik. Dan tahun ini kita fokus untuk pilar pengelolaan sampah berbasis rumah tangga," kata Hj Irma. 

Laporan Wartawan Tribuntakalar.com, Sayyid Zulfadli 

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved