Breaking News:

Tribun Sinjai

Pemkab Kucurkan Anggaran Rp 100 Miliar ke Sinjai Selatan, Apa Saja Akan Dibangun?

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, mengucurkan anggaran pembangunan infrastruktur ke Kecamatan Sinjai Selatan cukup fantastis.

Ist
Bupati Andi Seto menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur saat hadiri acara Musrenbang RKPD 2020 di Aula Kantor Camat Sinjai Selatan, Selasa (9/3/2021) kemarin. (ist) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, mengucurkan anggaran pembangunan infrastruktur ke Kecamatan Sinjai Selatan cukup fantastis.

Anggaran untuk pembangunan infrastruktur di kecamatan tersebut sebesar Rp 100 miliar lebih.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur yang memadai.

Agar dapat memacu akses untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain pembangunan infrastruktur jalan, ada juga rencana pembangunan Rumah Sakit Pratama atau tipe D dilengkapi sarana pendukungnya senilai Rp45,07 miliar tebih.

Selain itu, pembangunan sentra peternakan senilai Rp25 miliar, pendidikan sebanyak Rp6 miliar lebih.

Pembangunan Puskesmas Aska senilai Rp4,74 miliar lebih, pembangunan rumah Dinas Puskesmas Aska senilai Rp949,12 juta lebih.

Selanjutnya kata ASA, peningkatan jalan ruas Karumassing Desa Palangka ke Desa BontoKatute, Kecamatan Sinjai Borong senilai Rp1,41 Miliar lebih.

Peningkatan jalan ruas Babara-Macconggi, senilai Rp3,81 Miliar lebih dan peningkatan jalan ruas Lita Litae- Gofa, senilai Rp2,34 Miliar.

Kemudian, rehabilitasi jaringan irigasi permukaan, di Tonasa senilai Rp1,27 Miliar lebih, pembangunan Tangki Septik Skala Individual Perdesaan 50 unit KK di Desa Bulu Kamase dan 53 unit KK di Desa Polewali, senilai Rp721 juta lebih.

" Kedepannya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setelah rampung infrastruktur itu," kata Bupati ASA, Rabu (10/3/2021).

Karenanya ASA berharap, apa yang telah dan akan dibangun agar benar-benar dijaga dengan baik, sehingga pemanfaatannya bisa dirasakan dengan jangka waktu yang panjang.

Sebelumnya ditemukan jalan mulus yang baru dibangun poros Bikeru 1 ke Desa Talle dijadikan tempat pembuangan sampah rumah tangga oknum warga.

Atas aksi oknum warga yang tak terpuji itu membuat jalanan tampak jorok dan rawan membuat pengendara terjatuh. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved