Pelempar Sampah Botol Air Minum ke Mulut Kuda Nil Tertangkap, Ternyata Nenek-nenek
Lewat video berdurasi singkat, video permintaan maaf tersebut diunggah di akun Instagram pendiri Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona
TRIBUN-TIMUR.COM - Viral video kuda nil di Taman Safari Indonesia, diberi makan botol air minum.
PElakunya sudah diketahui.
Siapa menyangka, pelakunya adalah seorang nenek-nenek.
Pelaku pelempar sampah botol plastik ke seekor kuda nil di Taman Safari Indonesia akhirnya meminta maaf ke publik.
Lewat video berdurasi singkat, video permintaan maaf tersebut diunggah di akun Instagram pendiri Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona, Selasa (9/3/2021).
Rupanya, pelaku pelemparan sampah pelastik itu dilakukan oleh seorang wanita lansia dari dalam mobil dengan plat D 1581 VN
Tindakan melempar sampah plastik ke mulut kuda nil dengan cepat tersebar di media sosial.
Mayoritas warganet geram dan mengecam atas tindakan tersebut.
"Assalamualaikum waromatullahi wabarakatuh, saya pelaku ada berita viral saya mau mendatangi Taman Safari untuk klasifikasi memohon maaf atas kejadian saya,
saya berjanji tidak akan mengulanginya terima kasih atas perhatiannya, Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh," ujar pelaku dalam video tersebut.
Lanjut Doni Herdaru Tona, ia akan mendampingi pelaku pelemparan botol plastik untuk mendatangi pihak Taman Safari Indonesia bersama tim Animal Defenders Indonesia.
"Hari ini @animaldefendersindo akan mendampingi pelaku pelemparan botol plastik ke mulut Kudanil ke TSI," ungkap Doni Herdaru Tona diungkap dari akun Instagramnya, @doniherdaru.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan segera ditindak lanjut oleh penegak hukum.
"Pihak TSI telah melaporkan kasus ini ke kepolisian, dan kami diminta untuk menunggu tindak lanjut dari penegak hukum.
Tim @animaldefendersindo sudah tiba di depan gerbang TSI Cisarua jam 08.15
dan sedang menanti ibu2 lansia pelaku pelemparan botol plastik tiba, mereka akan tiba sekitar jam 10.30 WIB.
Kami menghormati proses2 yang ditempuh oleh pihak TSI untuk melindungi satwa2 naungannya, dan menghargai niat baik pelaku yang sejak semalam mengikuti semua saran dan arahan kami.
Semoga yang terbaik tercapai, dan ada pelajaran bersama bahwa kita tidak boleh sembarangan sama hewan/satwa," tutup Doni Herdaru Tona dalam unggahannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/foto-viral-kuda-nil-di-taman-safari-bogor-diberi-makan-sampah.jpg)