Tribun Bantaeng
Usai Divaksin Corona, Jurnalis di Bantaeng Pingsan
Petugas mengambil tindakan dengan memberikan bantuan pernafasan menggunakan tabung oksigen.
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Hari pertama vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kabupaten Bantaeng menyasar para jurnalis.
Sebanyak 50 dosis vaksin disediakan khusus jurnalis.
Vaksainasi digelar di Kantor Bupati Bantaeng, Senin (8/3/2021).
Salah seorang Jurnalis, Ramli sempat tak sadarkan diri setelah disuntik.
Ramli mengatakan, pada saat disuntik memang dia tegang.
"Sempat tak sadarkan diri. Pertama merasakan suntik itu mulai merasa tegang," kata Ramli kepada TribunBantaeng.com, Senin (8/3/2021).
Berselang lima menit setelah penyuntikan vaksin dia tiba-tiba lemas, penglihatan mulai gelap dan tangan sudah kaku.
Petugas mengambil tindakan dengan memberikan bantuan pernafasan menggunakan tabung oksigen.
"Semua tubuhku lembek entah karena takut vaksin atau takut suntik," ujarnya.
Setalah 20 menit bantuan pernafasan diberikan baru sadarkan diri. Kata Ramli, sebelum divaksin dia dalam kondisi sehat.
"Jadi pada saat selesai vaksin, sebelumnya baik-baik saja. Sekitar 20 menit baru bisa sadar kembali," jelasnya.
Kepala Puskesmas Dampang, Rini Damayanti selaku petugas yang ditugaskan dalam kegiatan vaksinasi menjelaskan, bahwa Ramli hanya phobia dengan jarum suntik.
Olehnya itu tindakan yang dilakukan dengan cara menenangkan Ramli dan setelah beberapa saat sudah kembali normal.
"Jadi dia phobia dengan jarum suntik jadi kepikiran terus. Jadi kita tenangkan sesuai prosedur dan Alhamdulillah sehat kembali," tuturnya.
Selama proses berjalan sebanyak 12 jurnalis yang mengikuti vaksinasi. Dari 12 itu terdapat dua orang batal divaksin.