Breaking News:

Gempa Sulbar

Bupati Mamuju Minta Seluruh OPD Prioritaskan Pemulihan Pasca Bencana

Bupati Mamuju Hj Sitti Sutinah Suhardi menekankan kepada seluruh OPD untuk memprioritaskan pemulihan pascabencana

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Bupati Mamuju Hj St Sutinah Suhardi saat menghadiri pembukaan forum Komunikasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) 2022 secara virtual di NAL Cafe, Jl Ks Tubun, Rimuku, Mamuju, Senis (132021). (NurhadiTribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Bupati Mamuju Hj Sitti Sutinah Suhardi menekankan kepada seluruh OPD untuk memprioritaskan pemulihan pascabencana saat membukan Komunikasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) 2022 secara virtual di NAL Cafe, Jl Ks Tubun, Rimuku, Mamuju, Senin (1/3/2021).

Sutinah mengatakan, penyusunan RKPD harus sesuai dengan kebutuhan Mamuju saat ini, dalam masa pemulihan pascabencana gempa 6,2 SR, juga sekaligus menampung visi misi Tina - Ado.

"Tema RKPD tahun 2022 adalah Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Pengembangan Potensi Lokal, yang disimpulkan dari rumusan Isu Strategis" terang Sutinah.

Dari tema yang dipaparkan Sutinah, dijelaskan lima prioritas pembangunan untuk tahun 2022.

Pertama, peningkatan ketahanan ekonomi; peningkatan infrastruktur dasar; pengelolaan SDM; peningkatan tata kelola dan kualitas pelayanan publik; serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan mitigasi bencana.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulbar, Muhammad Bugie, turut memberikan gambaran tentang kondisi ekonomi Mamuju yang diprediksikan akan tumbuh positif dengan beberapa syarat.

Di antaranya, pengendalian Covid 19 dengan vaksin; pembangunan pascagempa dan pemulihan dengan dilakukannya percepatan realisasi anggaran untuk pembangunan; serta subsidi dan bantuan pemerintah untuk masyarakat.

"Ada tiga hal yang kami harapkan dari pemerintah, yaitu stabilisasi harga dengan melaksanakan pasar murah, diversifikasi konsumsi bahan makanan, dan konektifitas dengan pembangunan infrastruktur yang tahan bencana, serta dukungan sektor usaha dengan perbaikan lahan dan sarana penunjang" terang Muhammad Bugie. 

Sementara Wakil Bupati, Ado Mas'ud, menyampaikan pentingnya melakukan riset sebelum menyusun program kegiatan agar program yang dilaksanakan nanti tepat sasaran dan tidak terjadi pemborosan anggaran.

"Pola kerja kita bukan hanya kerja cepat, tapi juga kerja cerdas. Syaratnya adalah dengan riset,"ungkapnya. 

Ado optimis di waktu yang akan datang Mamuju dapat memaksimalkan potensinya selama koordinasi dan komunikasi antarlembaga vertikal maupun Pemerintah Provinsi Sulbar dilakukan dengan baik.

"Dan melalui forum komunikasi publik ini saya mengharapkan masukan dari akademisi, legislatif, NGO, media dan organisasi lain demi tercapainya pembangunan yang lebih baik,"harap mantan Anggota DPRD Mamuju itu. (tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved