Breaking News:

Tribun Sulbar

Korlap Sulbar Bergerak Diserang OTK di Posko Relawan Dini Hari, Alami Luka Robek

Koordinator lapangan (koorlap) unjuk rasa Sulbar Bergerak, Adhi Riadi, diserang orang tak dikenal di posko relawan di Mamuju

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Motor pelaku diamankan di Mapolresta Mamuju. Koordinator lapangan (koorlap) unjuk rasa Sulbar Bergerak, Adhi Riadi, diserang orang tak dikenal di posko relawan Ipmapus yang terletak di Jalan Pongtiku, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kamis (25/2/2021) dini hari.(nurhadi/tribun). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Koordinator lapangan (koorlap) unjuk rasa Sulbar Bergerak, Adhi Riadi, diserang orang tak dikenal di posko relawan Ipmapus yang terletak di Jalan Pongtiku, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kamis (25/2/2021) dini hari.

Akibatnya Adhi Riadi mengalami luka robek di wajah dan bagian kepala.

Menurut saksi mata, inisial R, pelaku empat orang datang mengendarai dua sepeda motor, satu motor metic dan satu jufiter MX kemudian pura-pura meminta bantuan sekitar Pukul 00.30 Wita.

"Setelah itu langsung mendatangi Adhi yang sedang duduk sendiri di depan posko, dan berkata "inimi orangnya". Kemudian tiba-tiba  memukul dan salah satunya mengeluarkan badik,"kata R kepada wartawan, kamis (25/2/2021) dini hari.

Setelah mendapat pukulan korban langsung teriak minta tolong.

"Kami langsung lari hampiri korban,"ucapnya.

Dikatakan, pelaku langsung melarikan diri, setelah sejumlah relawan lainnya menghampiri korban yang telah menderita luka di bagian pelipis.

“Saya spontan mendatangi Adhi dan kami berteriak minta tolong, orangnya (pelaku) langsung lari dan meninggalkan satu motor,"tuturnya.

Motor pelaku yang tinggal Jupiter MX dengan nomor polisi DD 6419 Z dan sudah diamankan di Mapolresta Mamuju.

Personel Polresta Mamuju saat ini telahmelakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah diketahui ciri-cirinya. 

Adhi Riadi diketahui aktivis dan sebagai relawan korban gempa bumi.

Dia juga sering mengkritik pemerintah dan menyuarakan sejumlah permasalahan penanganan pasca bencana.

Belum lama ini dia melakukan unjuk rasa mendesak transparansi pemerintah daerah dalam pengelolaan bencana yang dinilai amburadul. (tribun-timur.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved