Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Pilkades Serentak 102 Desa di Luwu Utara Tak Boleh Lawan Kotak Kosong

Apabila ada desa yang jumlah calonnya hanya satu, maka pilkades akan ditunda tahun depan.

TRIBUN TIMUR/CHALIK
Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kamiri, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, tahun 2018 lalu diikuti tiga calon. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 102 Desa di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, digelar 14 Juli 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Luwu Utara, Misbah mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD).

"Kita telah selesai melakukan sosialisasi pembentukan PPKD," kata Misbah di Kantor PMD Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Rabu (24/2/2021).

Ia menuturkan, pilkades nantinya wajib diikuti minimal dua calon dan maksimal lima.

"Jumlah calon dibatasi, minimal dua dan maksimal lima," katanya.

Apabila ada desa yang jumlah calonnya hanya satu, maka pilkades akan ditunda tahun depan.

"Tidak bisa lawan kotak kosong, jika ada yang calonnya hanya satu atau tunggal, maka pilkades ditunda ke tahun 2022," kata Misbah.

Lantas bagaimana dengan desa yang memiliki calon lebih dari lima.

"Itu ada mekanismenya, jika ada desa yang lebih dari lima calonnya, harus ada yang digugurkan," papar dia.

Caranya dengan melihat pengalaman kerja di pemerintahan desa, pendidikan, dan usia calon.

"Jadi dilihat dulu pengalamannya, baru pendidikan, dan usia. Itu kalau calon lebih dari lima," jelasnya.

Adapun usia minimal calon adalah 25 tahun dan tanpa batasan maksimal.

"Tidak ada batasan usia maksimal, tapi harus lolos pemeriksaan kesehatan menyeluruh," tutup Misbah yang juga Ketua Muhammadiyah Luwu Utara.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved