Breaking News:

Tribun Edukasi

Mengenal Pakaian Tradisional Bima Nusa Tenggara Barat

Pakaian tradisional Suku Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah Rimpu.Pakain Rimpu seringkali dijumpai di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Kompas.com
Dua perempuan suku Mbojo diabadikan saat menghadiri acara pembuka Festival Pesona Tambora di Doro Ncanga, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Jumat (15/4/2016). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pakaian tradisional Suku Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah Rimpu.

Pakain Rimpu seringkali dijumpai di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Rimpu digambarkan dengan memakai sarung yang melingkar pada kepala dimana yang terlihat hanya wajah pemakainya.

Dikutip dari buku Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia Jilid L-Z (1995) karya M. Junus Melalatoa, Rimpu adalah pakaian tradisional kaum wanita Mbojo NTB yang memperhatikan kuatnya pengaruh Islam.

Seorang gadis yang menggunakan dua lembar kain sarung untuk menutupi tubuhnya sesuai dengan kaidah menutup aurat menurut ajaran Islam.

Di mana sarung yang satu dikenakan di bagian bawah dan sarung satunya lagi dililitkan sebagai penutup bagian atas sedemikian rupa, sehingga hanya mata yang terlihat.

Pakaian dengan cara pemakaian semacam itu disebut rimpu sampela. Namun, pada masa terakhir mereka sudah memperlihatkan seluruh wajahnya seperti wanita yang sudah menikah.

Kadang pada bagian bawahnya bukan lagi sarung melainkan rok biasa.

Sejarah Rimpu

Masuknya tradisi Rimpu ke Bima NTB bersamaan dengan masuknya Islam di wilayah tersebut.

Halaman
123
Editor: Sudirman
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved