Breaking News:

Tribun Bone

LSM 'Nakal' Marak di Kabupaten Bone, Datangi Pejabat Lalu Minta Uang Atur Damai

Oknum anggota LSM kerap menggunakan organisasinya untuk meminta uang atau memeras aparat di Kabupaten Bone.

TRIBUN TIMUR/KASWADI
Oknum LSM, AS yang diamankan oleh Kejari Bone, Selasa (16/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) marak di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Oknum kerap menggunakan organisasinya untuk meminta uang atau memeras aparat di Kabupaten Bone.

Teranyar, seorang oknum mengaku dari LSM diduga memeras kepala desa dengan meminta uang.

Parahnya, dalam melakukan aksinya, Ia mencatut nama Kasi Pidsus Kejari Bone, Andi Kurnia.

Terkait maraknya LSM nakal tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bone, bakal menertibkan LSM dan Ormas tidak terdaftar atau ilegal.

Baca juga: Hubungan Kian Memanas, Dayana Minta Fiki Naki Hapus Videonya di Youtube, Netizen: Kacang Lupa Kulit

Baca juga: Nikel Logam Hasil Tambang Diprediksi Jadi Primadona Sepanjang 2021 karena Tren Mobil Listrik

Hal ini menyusul adanya oknum LSM diduga meminta uang kepada seorang kepala desa di Kecamatan Kajuara.

Kepala Kesbangpol Bone, Andi Sumardi Suaib menyebut hingga saat ini sebanyak 104 LSM terdaftar di Kesbangpol.

"LSM terdaftar di Bone berjumlah 104 LSM. Kita verifikasi juga surat keterangan terdaftar (SKT) LSM apa sudah berakhir," katanya, Selasa (23/2/2021).

Namun di luar angka tersebut, lanjut Andi Sumardi, masih terdapat LSM dan ormas belum melapor dan belum terdaftar di Kesbangpol Bone.

"Jadi kami meminta, semua ormas dan LSM mendaftarkan diri ke Pemerintah Kabupaten Bone. Ketika terdaftar, koordinasi lebih mudah," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Fahrizal Syam
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved