Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SBY

Prokontra Uang Rakyat Rp 9 Miliar Bangun Museum SBY di Pacitan, Mirip Museum Soekarno di Blitar?

Prokontra Uang Rakyat Rp 9 Miliar Bangun Museum SBY di Pacitan, Mirip Museum Soekarno di Blitar?

Tayang:
Editor: Mansur AM
kolase TRIBUN-TIMUR.COM
Presiden RI di era berbeda; Soekarno dan Susilo Bambang Yudhoyono 

TRIBUN-TIMUR.COM - Gelontoran uang Rp 9 miliar dari APBD untuk pembangunan Museum SBY dan Ani Yudyohono masih ramai dibahas.

Publik pro dan kontra.

Yang pro di antaranya membandingkan dengan Museum Soekarno di Blitar.

Yang kontra menyebut tidak etis di tengah masa sulit Covid-19 ada mililaran rupiah untuk membangun museum. 

Publik menyoroti isu dana Rp 9 miliar yang diserahkan Pemkab Pacitan untuk membangun Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan.

Saat dikonfirmasi, Bupati Pacitan Indarto membenarkan ada dana dari APBD yang diberikan untuk membangun museum tersebut.

Ia menjelaskan awalnya Pemkab Pacitan pernah mengusulkan dana bantuan untuk membangun museum pada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Usulan tersebut ternyata disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pemprov Jatim kemudian menyerahkan dana yang disebut bantuan keuangan khusus (BKK) pada Kabupaten Pacitan pada 9 Desember 2020.

Namun oleh Pemkab Pacitan, dana tersebut dimasukkan ke dalam APBD Pacitan 2021.

Indarto mengatakan, bantuan dana dari Pemprov Jatim bukan tanpa alasan. Diharapkannya dengan adanya museum tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di bidang pariwisata.

“Oleh karena itu pemprov memberi bantuan. Namanya Bantuan Keuangan Khusus kepada pemerintah daerah untuk pembangunan museumnya Pak SBY,” terang Indartato saat dikonfirmasi, Selasa (16/2/2021).

Indarto mengatakan hingga saat ini dana tersebut masih belum diserahkan kepada Yudhoyono Foundation untuk membangun museum SBY-Ani.

Uang tersebut belum diserahkan karena masih ada masalah administrasi.

“Alhamdulillah uangnya keluar. Keluarnya sesuai dengan peraturan Pemprov Jatim. Dan sampai hari ini uangnya belum diserahkan,” ujar Indartato saat dikonfirmasi, Selasa (16/2/2021).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved