Penanganan Covid
Dinkes Makassar Sebut Belum Ada Gejala Berat Pasca Vaksinasi Covid-19
Plt Kepala Dinkes Makassar mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima adanya keluhan dari Nakes setelah menerima vaksin
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, Agus Djaja Said mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima adanya keluhan dari tenaga kesehatan setelah menerima vaksin Covid-19 tahap pertama.
Meskipun ada gejala, namun kata Agus hanya bersifat ringan.
"Belum ada laporan yang berat, yang ada cuma pegal, atau gejala ringan lainnya," ujar Agus, Rabu (16/2/2021).
Lanjutnya, keluhan lain yang muncul pasca suntik vaksin jenis sinovac, yaitu rasa ngantuk, dan nafsu makan yang bertambah.
"Efeknya ringan.seperti rassa ngantuk naik, ada juga yang bagus itu, nafsu makannya naik," jelasnya.
Adapun realisasi vaksinasi di kota Makassar saat ini. Menurut laporan yang diterima Agus, sudah hampir selesai dari target, yaitu sekitar 15 ribu tenaga kesehatan, yang akan diselesaikan sebelum akhir Februari 2021.
"Ini sudah 80 persen yang divaksin," tambahnya.
Agus mendorong proses vaksinasi ini agar bisa rampung di akhir Februari 2021 mendatang.
Sehingga proses vaksinasi tahap dua sudah bisa dilanjutkan.
Sasarannya TNI Polri, ASN, tokoh masyarakat, tenaga pendidik (guru dan dosen), pedagang pasar, tokoh agama dan wartawan.
"Tahap selanjutanya kita akan mulai maret 2021, itu sasarannya guru, dosen. Awak media ," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Nursaidah mengatakan, saat ini data yang berhasil terkumpul untuk vaksinasi tahap 2, sudah sekitar 1.428 522.
Namun hal itu berdasarkan data sementara untuk Sulsel. Sehingga data tersebut masih bisa berubah.
Sasaran vaksinasi Covid-19, ditarget untuk tenaga pendidik (guru dan dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah.
Petugas keamanan, pelayanan publik, petugas transportasi, atlet, dan sektor pariwisata serta lansia.